Berita Purbalingga
Satu Pendaftar Kartu Prakerja Purbalingga Sudah Dikonfirmasi Kemenaker
Hingga saat ini hanya satu pendaftar asal Kabupaten Purbalingga telah dihubungi oleh Pemerintah Pusat.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pendaftar Kartu Prakerja di Kabupaten Purbalingga telah diusulkan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).
Koordinator Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Purbalingga, Mulyono menuturkan, masih banyak para pendaftar Kartu Prakerja yang datanya tidak lengkap.
Hingga saat ini hanya satu pendaftar di Kabupaten Purbalingga yang telah dihubungi oleh Pemerintah Pusat.
• Romli Wakili Tersangka Kasus Penolakan Jenazah Covid-19 Banyumas: Tolong Hukum Seringan-ringannya
• Selamat Jalan Pak Arief Budiman, Sosiolog Kakak Aktivis Soe Hok Gie
• PT KAI Optimalkan KA Barang, Antar Barang Semalam Sampai Melalui Rail Express
"Yang melalui SPSI dan sudah diusulkan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Purbalingga sekira 924 orang."
"Cuma dari Pemerintah Pusat hanya satu orang yang telah dikonfirmasi," tutur dia kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (23/4/2020).
Menurut dia, rata-rata pendaftar Kartu Prakerja terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), bukan merupakan dampak dari virus corona.
Mereka kehilangan pekerjaannya masa kontraknya habis.
"Hampir setiap tahun perusahaan di Purbalingga tidak memperpanjang kontrak pekerja yang masih berstatus PKWT," tutur dia.
Dikatakannya, saat pandemi virus corona tidak ada yang terkena PHK.
Cuma ada satu perusahaan yang merumahkan pekerjanya sedang hamil.
"Tidak melihat usia kehamilannya mereka dirumahkan, tapi dibayar penuh."
"Ada juga yang dirumahkan tapi tidak dibayar penuh."
"Setiap perusahaan berbeda kebijakannya tergantung kemampuan pengusahanya," terangnya.
• Oktober Diprediksi PDP Jateng Capai 6.000 Orang, Dinkes: Berkurang Bila Bersama Disiplin
• Kisah Heroik Gus Khayat, Taklukkan Penderita Gangguan Jiwa, Diajak Berobat ke RSI Banjarnegara
• Hari Ini Tambah Dua di Purbalingga, Pasien Positif Corona di RSUD Goeteng Taroenadibrata
Tidak Ada May Day
Terkait May Day, kata dia, tidak perayaan, tetapi sudah dialihkan HUT SPSI pada 8 Maret 2020 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/kartu-prakerja_1.jpg)