Liga Italia
Legenda Inter Milan, Materazzi Pernah Memohon Berlutut Kepada Ronaldo Karena Hal Ini
Bek Legenda Inter Milan Marco Materazzi, mengungkap rahasia yang ia simpan sejak puluhan tahun lalu.
Bomber asal Brasil ini hanya tampil 10 kali di Serie A pada musim terakhirnya, mencetak 7 gol.
Ia bahkan melewatkan sepanjang musim 2000-2001 karena cedra lutut pada November 1999.
Real Madrid datang memboyongnya pada musim panas 2002 sebagai bagian dari tim Los Galacticos angkatan pertama dan berhasil mengangkat trofi Liga Spanyol pada musim perdananya di LaLiga.
Materazzi mengaku bahwa kepergian Ronaldo terhitung berat baginya.
• Pasien Positif Corona Banyumas Bertambah 8 Orang 2 di Antaranya Perawat, Ini Daftarnya
• Setelah Habisi Nyawa Ibu Kandung, Pria Ini Kabur Bawa Parang, Sebulan Buron Warga Ketakutan
• Napi Mengaku Harus Membayar Rp 5 Juta Agar Bisa Bebas Lewat Program Asimilasi saat Pandemi Corona
• Sampai di Kampung Halaman, Pemudik Asal Jateng Bunuh Diri, Ditolak Keluarga yang Takut Corona
"Ronaldo bahkan tak ingin pergi. Saya berlutut di ruang ganti dan memohon dia untuk tinggal," ujar Matrix.
Ia pun mengutarakan bahwa Il Fenomeno tak akan ragu kembali ke sisi biru Milan jika Inter memintanya ketika itu.
"Ia akan kembali apabila kami meminta, saya yakin."
Ronaldo Luis Nazario de Lima memang kembali ke Italia setelah menghabiskan lima musim di Real Madrid.
Namun, sang bomber memilih untuk menyeberang rivalitas di kota Milan dan memperkuat AC Milan. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Materazzi Berlutut depan Ronaldo di Ruang Ganti Inter Milan",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pemain-depan-inter-milan-ronaldo-berpose-untuk-fotografer-dengan-bendera-brasil.jpg)