Berita Jawa Tengah
Sekda Jateng: Kalau Sudah Terima Bantuan dari Pusat, Jangan Bengok Minta Lagi
Pemprov Jateng saat ini disibukkan untuk mencocokkan data penerima bantuan sosial terdampak wabah virus corona (Covid-19).
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
Bantuan juga rencananya akan diberikan ke masyarakat dalam waktu berdekatan antara tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.
"Setelah bantuan digulirkan, nanti ada yang teriak ikut Pak Gubernur saja."
"Atau ada yang teriak ikut Pak Wali Kota atau Bupati saja. Nanti jadi geger lagi soal bantuan," ucapnya.
Ia menambahkan, skema pemberian bantuan yakni pertama dari Pemerintah Pusat, jika ada yang belum dikover, merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota.
Lalu, jika ada yang belum dicover, baru pemerintah provinsi turun tangan.
Sinkronisasi anggaran secara komprehensif antara Pemprov dan pemda juga terus dilakukan agar tidak ada tumpang tindih bantuan.
"Harus ada satu keterbukaan bersama dan jujur."
"Kan diajari tata krama, mpun nompo pusat, yo ora usah bengok-bengok (kalau sudah menerima bantuan dari pusat, tidak usah teriak-teriak minta bantuan lagi)," imbuhnya. (Mamduh Adi)
• Tiap Hari 1 Kilogram, Ada ATM Beras di Masjid Ash Shoffat Semarang, Bantu Warga Terdampak Corona
• Tiga Ruas Kembali Ditutup di Semarang, Berlaku Mulai Besok Tiap Malam
• Ibadahlah di Rumah Selama Ramadan Khusus Tahun Ini, Simak Imbauan PBNU
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/atm-beras-banyumanik-kota-semarang.jpg)