Berita Banjarnegara
Kisah Heroik Gus Khayat, Taklukkan Penderita Gangguan Jiwa, Diajak Berobat ke RSI Banjarnegara
Baru-baru ini Gus Khayat menerima laporan seorang warga Kecamatan Madukara yang mengamuk karena gangguan jiwa. Simak ceritanya.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
Menurut Gus Khayat, KH Mohammad Hasan pernah merawat hingga ratusan ODGJ semasa hidupnya.
Bahkan, menurut dia, saking pedulinya terhadap ODGJ, ponpes milik orangtuanya itu dinamakan Tanbihul Ghofiliin.
Dalam bahasa Indonesia, Tanbihul Ghofilin berarti mengingatkan yang lupa.
"Bahwa hakikatnya orang gangguan jiwa adalah orang yang sudah lupa."
"Makanya perlu diingatkan kembali," katanya.
Gus Khayat bersama beberapa koleganya dalam waktu dekat ini juga berencana membangun sebuah panti rehabilitasi untuk gangguan jiwa dan psikotropika.
Lokasinya berada di sekitar ponpes miliknya di Desa Mantrianom, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara.
Panti itu akan bekerja sama pula dengan RSI Banjarnegara.
Dihubungi terpisah, Direktur RSI Banjarnegara, dr Agus Ujianto mengapresiasi niat Gus Khayat untuk mendirikan panti rehabitasi.
Pihaknya pun berkomitmen akan membantu seoptimal mungkin.
"Kami sudah ada poli jiwa rawat jalannya. Sebentar lagi ada bangsal jiwa."
"Nah jika ada panti rehabilitasinya di Ponpes Alif Baa, harapan kami, ini menjadi jalan menolong secara paripurna," katanya. (Khoirul Muzakki)
• 320 Peserta Itjima Ulama Gowa Asal Banyumas Selesai Rapid Test, Hasilnya 40 Orang Dikarantina
• Viral Tenaga Medis di Banjarnegara Parodikan Kera Sakti di RS, Ternyata ada Pesan Terkait Corona
• Kenali Jenis Batuk, Mana yang Biasa dan Gejala Virus Corona