Berita Demak

Kisah Anak Putus Sekolah Jadi Kuli Bangunan di Demak, Rawat Kedua Orangtua yang Alami Gangguan Jiwa

SLF (14) seorang anak di demak jawa tengah rela putus sekolah dan kerja kuli bangunan demia merawat kedua orangtuanya yang alami gangguan jiwa

Istimewa
SLF menyuapi ibunya SA yang mengalami sakit gangguan jiwa, di rumahnya Demak, Jawa Tengah, Minggu (19/04/2020) 

(Tidak sekolah untuk menjaga Ibu)," ucap SLF singkat kepada Kompas.com, Minggu (19/4/2020).

Layaknya anak-anak yang kurang kasih sayang orang tua, SLF memang terkesan minder dan tak banyak bicara.

Beruntung, salah satu kerabatnya bernama Sutarni (45) tergugah ikut menjaga orang tua SLF.

Sempat Merantau ke Jakarta

Setelah tahu ada orang yang bersedia mengurus orangtuanya, maka SLF pun nekat merantau ke Jakarta untuk mengadu untung.

"Di Jakarta ikut tetangga yang jualan buah," tutur Sutarni.

Apa daya, pandemi virus corona yang tengah mengancam dunia juga ikut memporak-porandakan nasib SLF.

Tetangganya tak bisa lagi berjualan.

SLF pun hanya menurut apa takdirnya.

Sebelum larangan mudik diberlakukan, bocah pendiam itu sudah lebih dulu pulang, kembali merawat ayah-ibunya.

Ayah dipasung, ibu tak mengenalinya

Sayang sungguh sayang, sang Ibu (SA) sudah tak mengenali siapa pun termasuk SLF anak semata wayangnya itu.

Sedangkan nasib ayahnya (SU) tak lebih baik dari sang ibu, ia sudah terpasung dan terjebak dalam dunianya sendiri.

SLF kini menyambung hidup dengan menjadi kuli bangunan cilik mengikuti tetangganya Ngaripin (48) yang juga ketua RT di tempat SLF tinggal.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved