Kamis, 16 April 2026

Berita Kendal

Isolasi Pemudik, RS Darurat Covid-19 Kabupaten Kendal Sudah Siap Digunakan

Meminjam gedung Rusunawa Kebondalem, Kecamatan Kendal Kota itu rencananya RS Darurat Covid-19 bisa digunakan pada Rabu (22/4/2020), lengkap 124 kamar.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Para pekerja mengerjakan jembatan besi yang akan digunakan sebagai akses pasien dan tenaga medis ke lantai 2 pada RS Darurat Covid-19 Kendal, Senin (20/4/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pengerjaan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Kabupaten Kendal hampir selesai.

Meminjam gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kebondalem, Kecamatan Kendal Kota itu rencananya bisa digunakan pada Rabu (22/4/2020), lengkap 124 kamar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal, Sugiono menarget dalam 2 hari ke depan rumah sakit darurat sudah bisa digunakan.

RS Darurat Covid-19 Rampung Sebelum Puasa, DPUPR Kendal: Bisa Tampung 70 Pasien

320 Peserta Itjima Ulama Gowa Asal Banyumas Selesai Rapid Test, Hasilnya 40 Orang Dikarantina

Kenali Jenis Batuk, Mana yang Biasa dan Gejala Virus Corona

Tiga Ruas Kembali Ditutup di Semarang, Berlaku Mulai Besok Tiap Malam

Minimal bisa dimanfaatkan guna isolasi mandiri para pemudik maupun orang dalam pemantauan (ODP).

Hal tersebut mengingat tangga besi darurat (RAM besi) yang menghubungkan lantai dasar dengan lantai 2 segera difungsikan.

"Untuk paving blok sudah selesai, kamar-kamar sudah lengkap."

"Tinggal tangga besi ini masih dalam pengerjaan untuk membawa pasien ke lantai 2 menggunakan kursi roda atau bed dorong," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (20/4/2020).

Lebih lanjut, secara keseluruhan pengerjaan RS darurat corona di Kendal sudah capai sekira 80 persen.

Sejumlah pengerjaan vital seperti desain kamar isolasi, kelistrikan, kebutuhan air, hingga halaman gedung sudah rampung.

Pihaknya menarget pada pekan ini alat-alat kesehatan seperti kursi roda, alat pengecekan suhu, dan tekanan darah.

Alat pembantu selang infus, obat-obatan serta peralatan pendukung medis lainnya bisa dimasukkan.

Setelah semua alat medis yang diperlukan tersetting, Sugiono memastikan RS darurat ini bisa digunakan bagi pasien dalam pengawasan (PDP) akhir pekan.

Dengan catatan ruang isolasi yang disediakan di masing-masing rumah sakit tidak mencukupi lagi untuk menampung pasien PDP.

"Akhir pekan ini siap ditempati. Nanti kami serahkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal sebagai pengelola."

"Harapan kami bisa dimanfaatkan guna isolasi pemudik juga," terangnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved