Virus Corona Grobogan

Usai Kunjungi Hajatan Pernikahan di Jakarta, Ibu Rumah Tangga Asal Grobogan Positif Corona

Seorang ibu rumah tangga dinyatakan positif terinfeksi virus corona setelah ia mengunjungi hajatan pernikahan di Jakarta.

Editor: Rival Almanaf
vectorstock.com
ILUSTRASI - Resepsi pernikahan di tengah wabah virus Corona. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Seorang ibu rumah tangga dinyatakan positif terinfeksi virus corona setelah ia mengunjungi hajatan pernikahan di Jakarta.

Ibu rumah tangga tersebut berasal dari Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Ia bahkan menyarter sebuah bus untuk mengajak kerabat datang ke hajatan yang digelar ratusan kilometer dari tempat tinggalnya tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan Slamet Widodo mengatakan, selain ibu rumah tangga tersebut, bus berisi rombongan warga Desa Sendangharjo, Kecamatan Karangyung, Grobogan, tempat ibu itu tinggal.

Cacing-cacing Dalam Jumlah Banyak Keluar dari Tanah di Berbagai Tempat, Begini Kata Ahli

Ada Lebih Dari 1000 Kematian Baru Akibat Corona di Wuhan China, Pertanda Gelombang ke Dua?

Bukan Penjara, Polisi Kirim Napi yang Baru Bebas Lewat Program Asimilasi Virus Corona ke Akhirat

Peserta Ijtima Ulama di Gowa Asal Banyumas Positif Corona, 192 Lainnya Jalani Rapid Tes, 30 Positif

Di Jakarta yang merupakan zona merah Covid-19, ibu rumah tangga itu datang ke sebuah resepsi pernikahan.

Sepulang dari Jakarta, ia mengeluh sakit.

Lantaran gejala yang dialaminya mengarah ke Covid-19 ibu rumah tangga itu dirawat di RSUD dr Soedjati Soemodiardjo Purwodadi.

Ia mendapatkan perawatan di ruang isolasi sejak Sabtu (4/4/2020).

Dua hari usai masuk ruang isolasi, pasien menjalani pemeriksaan swab, Senin (6/4/2020).

Hasil tes swab menyatakan pasien positif terinfeksi corona.

"Semula statusnya PDP hingga dinyatakan positif Covid-19. Pasien ini jujur mengakui apa adanya," kata Slamet.

Pihak RSUD dr Soedjati Soemodiarjo kemudian melaksanakan rapid test pada orang-orang yang berkontak dengan pasien Covid-19.

Mengingat, pasien tersebut berangkat dan pulang dari Jakarta bersama rombongan bus carteran.

"Hasil rapid test, keluarganya negatif (non-reaktif). Namun tiga orang tetangganya reaktif dari hasil rapid test," kata Slamet.

Dua Dokter di Yogyakarta Terinfeksi Virus Corona

Sembilan Orang Penambang Emas Tewas Tertimpa Reruntuhan Tambang Ilegal

Bukan Penjara, Polisi Kirim Napi yang Baru Bebas Lewat Program Asimilasi Virus Corona ke Akhirat

Negaranya Dilanda Krisis Karena Virus Corona, Putra Mahkota Arab Saudi Beli Klub Liga Inggris

Tiga tetangganya tersebut lalu menjalani isolasi di rumah sakit.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved