Liga Champions
Kiper Liverpool Diancam akan Dibunuh Usai Laga
Usai final Liga Champions tahun 2017-2018 menjadi malam yang mencekam bagi penjaga gawang Liverpool, Loris Karius.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Usai final Liga Champions tahun 2017-2018 menjadi malam yang mencekam bagi penjaga gawang Liverpool, Loris Karius.
Kiper Liverpool yang sedang dipinjamkan ke Besiktas, itu mengaku menerima ancaman pembunuhan seusai ia melakukan blunder pada laga final Liga Champions.
• Dibalik Viral Video Pengangkat Peti Jenazah Bergoyang, Ternyata Menjadi Solusi Pengangguran di Ghana
• Jelang Puasa Ramadan saat Wabah Corona, Pemkab Tegal Serahkan Kebijakan Tarawih ke Ormas
• Peserta Ijtima Ulama Gowa Asal Purwokerto Positif Corona, Total ada 38 Peserta dari Banyumas
• Dampak Virus Corona, Pembangunan Stadion Jatidiri Semarang Akan Semakin Molor
Partai final Liga Champions musim 2017-2018 menjadi mimpi buruk bagi Loris Karius.
Karius melakukan dua kesalahan yang berujung dua gol Real Madrid pada pertandingan final menghadapi Real Madrid yang digelar di Stadion Olimpiyskiy, Kiev, tersebut.
Liverpool pun akhirnya kalah 1-3 dari Real Madrid.
Seusai pertandingan tersebut, Karius pun menjadi sorotan akibat dua blunder yang ia lakukan.
Tak hanya itu saja, pemain asal Jerman itu bahkan mengaku menerima ancaman pembunuhan setelah pertandingan final Liga Champions.
"Ya, ancaman (pembunuhan) itu benar-benar ada, tetapi saya tidak menanggapinya secara serius," ungkap Karius seperti dikutip dari ESPN.
"Mereka yang mengirimkan ancaman itu adalah orang-orang tidak dikenal dan tidak memperlihatkan wajah mereka," imbuh dia.
"Saya yakin orang-orang seperti itu tidak akan berkata apa-apa jika bertemu saya," tegas Karius.
Karius tak mengelak bahwa blunder yang ia lakukan pada pertandingan final Liga Champions membuatnya menjadi bahan olok-olok banyak orang.
Namun, eks kiper VfB Stuttgart itu mengaku bisa tegar menghadapinya.
Karius juga tidak ingin menjadikan cedera gegar otak yang ia mengaku alami pada pertandingan tersebut sebagai alasan untuk membalas ejekan orang.
• Ganjar Kaget 46 Tenaga Medis RSUP Kariadi Postif Virus Corona: Lho Kok Banyak Amat Jumlahnya
• Banjarnegara Zona Merah Virus Corona, Bupati Keluarkan Maklumat, Berikut Isinya
• Napi Mengaku Harus Membayar Rp 5 Juta Agar Bisa Bebas Lewat Program Asimilasi saat Pandemi Corona
• 4 Penjelasan Peneliti Kenapa Merokok Vape Meningkatkan Risiko Infeksi Virus Corona
"Saya seharusnya bisa bersikap lebih agresif tentang masalah ini, khususnya ketika berada di depan umum," ujar Karius.
"Saya akan merasa senang jika mereka tahu bahwa saya mengalamai cedera (gegar otak) selama pertandingan."
"Namun, saya tidak ingin mempublikasikannya," sambung Karius.
"Saya tidak pernah menggunakan itu sebagai alasan. Namun, di lain sisi, saya juga tidak bisa memahami mengapa mereka mengejek seseorang yang menderita cedera kepala parah," tegas Karius.
Pada musim panas 2018 Karius dipinjamkan ke Besiktas setelah Liverpool memboyong Alisson Becker dari AS Roma.
Kiper asal Brasil itu kemudian sukses membawa Liverpool meraih gelar juara Liga Champions pada musim debutnya.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Loris Karius Akui Terima Ancaman Pembunuhan Usai Final Liga Champions",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/karius.jpg)