Bursa Transfer
Gianluigi Buffon Ingin Pensiun Delapan Tahun Lagi, Kontrak Diperpanjang Bersama Juventus
Kontrak kiper veteran Italia, Gianluigi Buffon resmi diperpanjang bersama Juventus.
TRIBUNBANYUMAS.COM, ITALIA - Kontrak kiper veteran Italia, Gianluigi Buffon resmi diperpanjang bersama Juventus.
Alasan sepakat diperpanjang itu rupanya bagi Buffon ingin bermain sampai usia 50 tahun.
Tak kenal umur, Gianluigi Buffon dipastikan akan tetap mengenakan seragam Juventus hingga 2021 mendatang.
• Cek IMEI Sebelum Membeli, Ponsel Ilegal Tidak Lagi Bisa Digunakan di Indonesia
• PSBB Kota Tegal Dimulai 23 April, Diberlakukan Selama Sebulan
• 75 WNI Positif Corona di India, Menlu Retno Marsudi: Peserta Jemaah Tabligh
• Cek Sekarang, Pengumuman Lolos Kartu Prakerja, Simak Pula Langkah Selanjutnya
Dilansir dari BolaSport.com, Jumat (17/4/2020), kiper berusia 42 tahun tersebut telah mencapai kesepakatan dengan Presiden Juventus, Andrea Agnelli.
Kesepakatan dilakukan oleh kedua belah pihak melalui sebuah panggilan telepon pada pekan lalu.
Hal tersebut akan membuat Buffon mengabdikan diri bersama Si Nyonya Tua selama 19 tahun.
Adapun kesepakatan yang dilakukan sedikit terhambat dikarenakan pandemi COVID-19 menghalangi pertemuan untuk melakukan pembicaraan secara langsung.
Namun, pertemuan akan segera dilakukan oleh Buffon dengan pihak Juventus yang diwakili oleh Agnelli beserta Direktur Olahraga Fabio Paratici setelah keadaan membaik.
Kabar perpanjangan kontrak Buffon seolah membenarkan pendapat mantan kedua rekannya di tim nasional Italia, Fabio Cannavaro dan Fransesco Totti.
Dilansir dari sumber yang sama, Totti bahkan menyebut Buffon akan bermain hingga berusia 50 tahun.
"Saya akan memberitahu Anda, Gigi ingin bermain sampai usianya 50 tahun," ucap Totti.
"Dia bisa bermain untuk dua atau tiga musim lagi," ujar Totti.
Pernyataan itu disampaikan oleh mantan kapten AS Roma kepada Cannavaro.
Menanggapi pernyataan Totti, bek timnas Italia itu juga menyampaikan bahwa Buffon tidak akan pensiun sebelum dipaksa gantung sepatu.
"Dia tidak ingin berhenti bermain, tetapi mereka akan membuatnya berhenti."