Kamis, 16 April 2026

Virus Corona Jateng

Bupati Budhi Minta Warga Banjarnegara Eks-Peserta Ijtima Ulama Segera Lapor

Bupati Budhi Minta Warga Banjarnegara Eks-Peserta Ijtima Ulama di Gowa Segera Lapor. satu di antara 50 peserta dari banjarnegara positif virus corona

Penulis: khoirul muzaki | Editor: yayan isro roziki
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono di sela pemantauan Posko Covid-19, Rabu (1/4/2020) - Bupati Budhi minta semua warga yang turut dalam kegiatan Ijtima Ulama di Gowa untuk segera melapor. Musababnya, 1 orang peserta kegiatan tersebut, yang berasal dari Banjarnegara, dinyatakan positif virus corona setelah melalui tiga kali tes. 

Pemkab Banjarnegara melacak 50 warganya yang dilaporkan menjadi peserta ijtima ulama Jamaah Tabligh di Gowa, Sulawesi Selatan. 1 Peserta dinyatakan positif virus corona setelah jalani 3 kali tes.

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Sebanyak 50 warga Banjarnegara dilaporkan ikut bergabung sebagai peserta ijtima ulama jamaah tabligh di Gowa Sulawesi Selatan.

Mereka pun menjadi buruan petugas kesehatan Banjarnegara seusai pulang dari kegiatan keagamaan di Gowa.

Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, meminta warganya yang turut kegiatan Ijtima Ulama itu segera melapor.

4 Oknum TNI Ditangkap, Diduga Curi Kabel Telkom di Klaten. Beraksi dengan 10 Orang Sipil

Kabar Baik! 3 Vaksin Virus Corona Telah Diuji pada Manusia, Total 70 Vaksin Covid-19 Dikembangkan

Ingin Jadi yang Terbaik? Tak Usah Pindah dari Liverpool, Sadio Mane!

Tiwi Senang Jalur Pariwisata Serang - Kutabawa di Purbalingga Terbuka

Sebab, ia mengatakan, seorang peserta ijtima ulama, Y (54), warga Kecamatan Purwanegara, telah menjalani pemeriksaan rapid test sebanyak tiga kali.

Dua kali pemeriksaan itu hasilnya samar. "Tes ketiga didapatkan rapid test positif (reaktif)," katanya.

Budhi mengatakan, pasien saat ini dalam kondisi baik dan dirawat di rumah sakit. Hasil rapid test ini belum menunjukkan diagnosis pasti.

"Kami masih akan melakukan uji swab untuk memastikan pasien positif atau negarif corona karena hasil uji swab bisa saja berbeda dengan hasil tes cepat rapid test," katanya.

Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pelacakan dan melaksanakan rapid test terhadap warga lain yang sempat kontak erat dengan pasien.

Dia mengimbau, warga yang sempat mengikuti kegiatan keagamaan di Gowa agar melapor diri ke pemerintah desa setempat.

Mereka juga diimbau segera memeriksakan diri ke Puskesmas jika mengalami gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan sesak nafas.

"Kami akan kejar. Kami sudah tahu identitasnya," katanya.

Pada saat yang sama, dia juga meminta, warga yang sempat kontak erat dengan peserta ijtima Gowa melapor diri ke pemerintah desa.

"Dan segera ke Puskesmas apabila mengalami gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak nafas," katanya.

Polisi Juga Tangkap Provokator Penolak Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Banyumas

Sebelum mencuat di Banjarnegara, Pemkab Wonosobo sebelumnya melaporkan tiga warganya dinyatakan positif Covid-19 dari hasil uji swab.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved