Teror Virus Corona
Cara Unik Masyarakat Pedalaman Indonesia Memerangi Virus Corona
Cara masyarakat Desa Pong Ruan, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memerangi corona.
"Kami juga siapkan alat thermo gun bersama dengan petugas kesehatan untuk mengecek suhu tubuh warga yang keluar masuk di desa ini," jelasnya.
Sayangnya, tak semua warga mengindahkan sosialisasi yang dilakukan pemerintah desa.
Masih ada saja masyarakat yang berkumpul dan berkerumun di beberapa tempat.
Legawan pun memutar otak. Ia berbincang bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat. Mereka pun sepakat menempelkan pamflet larangan bertamu dan berisi informasi ancaman pidana bagi masyarakat yang berkerumun di pintu rumah warga.
"Supaya masyarakat sadar dan mengindahkannya. Sejak pamflet itu ditempelkan di rumah masing-masing maka warga tidak berkerumun dan berkumpul secara berkelompok bahkan bertamu pun mulai tak terlihat lagi," jelasnya.
Masyarakat desa setempat memang biasa membersihkan kebun mereka setiap hari.
Mereka juga menjaga kebun dari ancaman binatang.
Tapi kebiasaan itu berganti sejak pandemi virus corona.
Masyarakat memilih menginap di pondokan yang ada di kebun.
• Simak, Infeksi Virus Corona Juga Bisa Memunculkan Gejala yang Tampak di Kulit
• Staf Khusus Jokowi Minta Maaf Telah Surati Camat se Indonesia untuk Kegiatan Perusahaan Pribadi
• Relawan di Banyumas Meninggal Setelah Lakukan Penyemprotan Disinfektan, Diduga Bukan Karena Corona
• Kelurahan di Yogyakarta Ini Sediakan Tempat Khusus Bagi Pemudik untuk Isolasi Selama 2 Pekan
Hal itu karena perlahan warga mulai paham untuk tak berkumpul demi mencegah penyebaran virus corona.
"Sehingga mereka lebih memilih ke kebun masing-masing," kata dia.
Legawan dan relawan desa pun setiap hari berkeliling mengingatkan warga agar tak berkumpul.
"Setiap hari, saya bersama staf selalu memantau di seluruh anak kampung dengan mengimbau agar untuk semenatara tidak saling bertamu dan tidak berkumpul-kumpul," jelasnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Maaf untuk Sementara Kami Tidak Menerima Tamu"",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/corona-di-indonesia_.jpg)