Berita Solo
Seorang Pria dan Wanita Ditemukan Tewas Tanpa Busan di Solo, Warga Enggan Mendekat Waspada Corona
Seorang lelaki dan perempuan ditemukan tewas tanpa busana di rumah kontrakan mereka RT 05 RW 12 Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari, Solo
TRIBUNBANYUMAS.COM , SOLO - Seorang lelaki dan perempuan ditemukan tewas tanpa busana di rumah kontrakan mereka RT 05 RW 12 Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari, Solo.
Mereka ditemukan warga pada hari Rabu (8/4/2020) tengah malam.
Kejadian itu sempat membuat warga geger karena saat ini kondisi Kota Solo berstatus KLB Corona.
Mereka tidak berani mendekat takut jika nantinya kedua korban yang meninggal itu positif corona.
• Jumlah Pemudik ke Jateng Menurun, Ganjar Berkomitmen Kebutuhan Dasar Perantau Terpenuhi
• Merapi Erupsi Lagi Jumat 10 April 2020, Warganet Sebut Pertanda Wabah Corona Segera Berakhir
• Beredar Kabar Angin Akan Menyebarkan Wabah Virus Corona, BMKG Sebut Itu Hoaks
• Youtuber yang Juga Mahasiswa di Yogyakarta Umumkan Dirinya Positif Corona di Youtube
Informasi yang dihimpun, Korban pria adalah So (49) warga Cileduk, Kota Tangerang, sedangkan sang wanita bernama Ti (36), warga Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.
Ketua RT 05 Masiyo mengatakan, orang yang ditemukan meninggal tersebut baru satu minggu berada di wilayahnya dan belum melapor ke pengurus RT.
Diketahui, pemilik kontrakan lokasi pria dan wanita tewas telanjang tersebut belum melapor lantaran diketahui sedang sakit.
"Jadi itukan yang meninggal baru minggu kemarin ngontrak di wilayah sini," ungkapnya, Kamis (9/4/2020).
"Pemilik kontrakannya sedang sakit, belum laporan sama saya," tambahnya.
Penemuan 2 jenazah tersebut sendiri tak akan terjadi bila saudara pemilik rumah kontrakan, datang untuk membersihkan rumah.
"Kemarin itu yang tau pertama saudaranya pemilik kontrakan yang perempuan, pas mau bersih-bersih," tutur Masiyo.
Warga sama sekali tak tahu kalau ada jenazah di dalam rumah.
Penyebabnya, 2 warga tersebut tak pernah bersosialisasi dengan warga.
Warga bahkan tak tahu apakah mereka pasutri atau bukan.
Mereka baru seminggu menghuni rumah kontrakan tersebut.
Terlebih saat datang, mereka berdua belum laporan kepada pihak RT setempat.
Alasannya, mereka tengah sakit.
"Jadi kalau aktivitas dengan warga sekitar saya kurang begitu paham," tegasnya.
"Belum pernah laporan ke saya," Kata Dia.
Ketua RT 05 Masiyo mengakui, warga sempat takut mengevakuasi jenazah itu.
Penyebabnya, takut mereka meninggal karena terinfeksi Virus Corona.
"Awalnya memang banyak yang khawatir jika hal itu berkaitan corona," ujar Masiyo saat ditemui pada Kamis (9/4/2020).
Tapi, Masiyo menduga, keduanya meninggal karena keracunan, bukan karena Covid-19.
"Kelihatannya tidak terkait dengan corona," kata Masiyo.
Menurut keterangan petugas Linmas Kelurahan setempat, Sarman (51), usai dia mendobrak pintu rumah kontrakan tersebut, dia melihat ada cairan keluar berwana cokelat.
"Didekat situ, ada gelas isinya cairan warna cokelat, tapi tidak tercium ada bau seperti miras," katanya kepada awak media, Kamis (9/4/2020).
Diduga keduanya tewas lantaran keracunan minuman.
Kedua jenazah itu ditemukan pada Rabu (8/4/2020) malam.
Atas penemuan itu, warga takut untuk mendekat.
"Saya tidak berani mendekat, kemudian saya memanggil ketua RT setempat, dan langsung menghubungi Polsek," terangnya.
Sarman menambahkan, kedua korban bukan warga asli Banjarsari, karena dia tidak pernah bertemu dengan kedua korban sebelumnya.
"Korban bukan warga setempat, sepertinya baru-baru saja tinggal di lokasi kejadian," kata dia.
"Mereka bukan pemudik juga, yang hendak ngontrak rumah," jelas Sarman.
Dia menduga, si laki-laki merupakan penghuni kontrakan tersebut, sementara korban perempuan mau bantu bersih-bersih.
"Mereka bukan suami-istri," imbuhnya.
Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Andy Rifai mengatakan, pihaknya sudah mengumpulkan bukti-bukti dan sedang mengumpulkan para saksi untuk memberikan keterangan.
"Kami menunggu hasil pemeriksaan medis dulu untuk mengetahui korban itu bunuh diri atau keracunan," kata Kapolres.
Minuman yang diduga diminum kedua korban juga dilakukan uji labfor, untuk mengetahui jenis minunan tersebut.
Untuk sementara, jasad kedua korban ini masih dititipkan diruang jenasah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Warga Solo Temukan 2 Jenazah Dalam Rumah, Tak Ada yang Berani Mendekat Dikira Terpapar Corona,