Virus Corona Jateng

15 Warga Wonosobo Peserta Ijtima Ulama Jamaah Tabligh di Gowa Diisolasi, Rapid Test Reaktif Corona

15 Warga Wonosobo Peserta Ijtima Ulama Jamaah Tabligh di Gowa Diisolasi di rumah sakit di wonosobo, hasil Rapid Test mereka Reaktif Corona

Penulis: khoirul muzaki | Editor: yayan isro roziki
TRIBUNGOWA.COM/ARI MARYADI
Suasana di tempat pelaksanaan Ijtima Jamaah Tabligh Dunia Zona Asia 2020, di Pakkatto, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3/2020) lalu. - 50-an warga Wonosobo ikut dalam kegaitan Ijtima Ulama Jamaah Tabligh di Gowa, 15 di antaranya disiolasi, karena hasil rapid test menunjukkan reaktif virus corona. 

Sekitar 50-an warga Wonosobo ikut dalam kegiatan Ijtima Ulama Jamaah Tabligh Dunia Zona Asia di  Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Hasil rapid test 15 di antaranya menunjukkan reaktif virus corona.

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Kegiatan Ijtima Ulama Jamaah Tabligh Dunia Zona Asia di Desa Pakkatto, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Maret 2020 lalu sempat menuai kontroversi.

Kegiatan itu akhirnya ditunda atau dibatalkan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Masalahnya, ribuan anggota jamaah sudah terlanjur berkerumun di sana di tengah pandemi corona.

Belakangan, sejumlah pemerintah daerah mengonfirmasi warganya positif terjangkit virus corona.

Sebagian pasien ternyata punya riwayat perjalanan dari Gowa untuk mengikuti ijtima ulama jamaah tabligh.

Warga yang pulang dari kegiatan akbar itu pun jadi buruan pemerintah daerah masing-masing.

Ikut Ngotot Tolak Pemakaman Perawat Korban Virus Corona, RT di Ungaran Kini Nangis: Saya Minta Maaf

Update Virus Corona Cilacap, Jumat 9 April - Positif 8 Kasus, 1.198 ODP dan 53 PDP

Satu Lagi, PDP Terkonfirmasi Positif Corona di Banyumas, Riwayat Pernah Jenguk Pasien Asal Cilacap

Berstatus PDP Corona, Peserta Ijtima Ulama Gowa Asal Karanganyar Meninggal Dunia

Di Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah, ternyata ada cukup banyak warga yang mengikuti ijtima Gowa.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Darurat Covid 19 Mohammad Riyatno mengatakan, ada sekitar 50 warga yang bergabung dalam kegiatan itu.

Mereka tersebar dari berbagai kecamatan.

"Pulang dari Gowa itu terus kami kejar," katanya.

Riyatno mengaku tidak tahu apakah mereka berangkat ke Gowa bebarengan atau sendiri-sendiri dari Wonosobo.

Sebab mereka berasal dari desa dan kecamatan berbeda.

Sepulang dari Gowa sekitar semingguan lalu, sekitar 50 peserta ijtima ulama di Gowa itu diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan di Wonosobo.

Pihaknya juga menguji kesehatan mereka menggunakan rapid test untuk skrining awal sebelum dilakukan uji swab.

Alumni SMA Negeri 1 Purwokerto dan Paguyuban Pajero Bawor Berikan Bantuan APD dan Sembako

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved