Teror Virus Corona
Dinkes Cilacap: Tiga Pasien Positif Corona Masuk Klaster Lembang Bandung, Bukan Perantauan
Satu pasien positif corona Cilacap memiliki riwayat perjalanan dari Tangerang dan tiga lainnya memiliki riwayat perjalanan dari Bandung, Jawa Barat.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: deni setiawan
Pasien berasal dari Kecamatan Wanareja.
Pasien memiliki riwayat perjalanan Jakarta.
4. Pasien keempat berjenis kelamin perempuan dan berusia 28 tahun.
Pasien berasal dari Kecamatan Sampang.
Pasien memiliki riwayat perjalanan dari Tangerang.
• Al Irsyad Purwokerto Sumbang 100 Ribu Masker Kain, Bupati Banyumas: Segera Kami Distribusikan
• Robot Jadi Pahlawan Petugas Medis Tangani Virus Corona, Ini Kisah Mereka di Beberapa Negara
• Cegah Virus Corona di Ponpes Alif Baa Banjarnegara, Begini Perlakuan Gus Khayat Terhadap Santrinya
• Polisi Tangkap 81 Pelaku Penyebar Hoaks Virus Corona
Dengan adanya tambahan empat pasien positif corona, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap akan melakukan contact tracing.
"Kami juga akan menerapkan karantina bagi yang pernah kontak dengan keempat pasien tersebut," kata Tatto kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (9/4/2020).
Dengan demikian secara keseluruhan, jumlah pasien positif corona dan masih dirawat di rumah sakit sebanyak tujuh orang.
Tatto mengimbau masyarakat Cilacap mematuhi imbauan pemerintah dan wajib mengenakan masker.
"Kami mengimbau agar warga Cilacap yang di luar (perantauan) juga untuk menunda mudik ke Cilacap."
"Bagi yang sudah mudik wajib lapor kepada RT, RW, Kepala Desa, dan melakukan isolasi diri selama 14 hari," pesan Tatto.
Tujuh PDP Negatif Corona
Di sisi lain, Tatto Suwarto Pamuji juga mengumumkan apabila ada tujuh Pasien Dalam Pengawasan (PDP) telah dinyatakan negatif corona.
Menurut Tatto, tujuh PDP yang dinyatakan negatif itu termasuk PDP asal Cilacap Utara yang meninggal pada 29 Maret 2020.
Sedangkan enam PDP lain sekarang sudah sehat dan sudah pulang ke rumah masing-masing.