Berita Regional

Di Tengah Waha Virus Corona, Puluhan Petugas Kesehatan di Kota Ini Mogok Kerja

Di tengah wabah virus corona, puluhan tenaga medis dan petugas kesehatan di RSU Chasan Boesoerie Ternate, Maluku Utara menggelar aksi mogok kerja

ANT/Abdul Fatah via kompas.com
Puluhan petugas kesehatan bertugas di rawat jalan RSU Chasan Boesoerie Ternate, Rabu (8/4), menggelar aksi mogok kerja dengan menutup seluruh aktivitas pelayanan kepada masyarakat. 

"Sudah ada upaya untuk menindaklanjuti aspirasi para tenaga kesehatan untuk mendapatkan hak-hak berupa tunjangan kinerja, tetapi tuntutan itu tidak direspon. Sehingga secara spontanitas seluruh petugas kesehatan mogok kerja."

TRIBUNBANYUMAS.COM, TERNATE - Di tengah wabah virus corona, puluhan tenaga medis dan petugas kesehatan di RSU Chasan Boesoerie Ternate, Maluku Utara menggelar aksi mogok kerja pada Rabu (8/4/2020).

Mereka yang menggelar aksi mogok kerja adalah petugas kesehatan pada bagian instalasi rawat jalan (IRJ).

Mereka menggelar mogok kerja di tengah merebaknya wabah virus corona (Covid-19), kaarena Pemprov Maluku Utara tak kunjung merealisasikan tunjangan kinerja (tukin).

Perwakilan petugas kesehatan RSU Chasan Boesoerie Ternate, Ivan Husni mengatakan, tunjangan kinerja merupakan hak mereka.

"Janji yang disampaikan Gubernur dan Sekprov Malut, ternyata tidak direalisasi dan sejak setahun ini."

Pelatih Madura United Rahmad Darmawan Tak Masalah Gajinya Dipangkas hingga 75 Persen

Peternak Menjerit, Harga Ayam Anjlok hingga Rp10.000 Per Kilogram: Ongkos Produksinya Rp17.000

Driver Ojol Tiba-tiba Pingsan, Warga Tak Berani Mendekat, saat Ambulans Datang Sudah Meninggal

Pasangan Lansia Meninggal Bergandengan Tangan, Terjangkit Virus Corona Sepulang dari Kapal Pesiar

"Sudah ada upaya untuk menindaklanjuti aspirasi para tenaga kesehatan untuk mendapatkan hak-hak berupa tunjangan kinerja, tetapi tuntutan itu tidak direspon"

"Sehingga secara spontanitas seluruh petugas kesehatan mogok kerja," kata Ivan saat melakukan aksi seperti dilansir Antara, Rabu (8/4/2020).

Ivan mengatakan, Pemprov berjanji membayarkan tukin pada Selasa (7/4/2020).

Tapi, tak ada realisasi pembayaran tunjangan itu.

Sebagai bentuk kekecewaan, para petugas kesehatan pun menghentikan aktivitas pelayanan di ruang perawatan pasien dan IGD RSU Chasan Boesoerie.

Penyanyi Glenn Fredly Meninggal Dunia, Mengenang Perjalanan Karier dan Karya Legendarisnya

Pemprov Maluku Utara juga menjanjikan pemberian dana insnetif kepada petugas kesehatan di RSU Chasan Boesoerie.

Tapi, kata Ivan, hal itu tak juga terealisasi.

Ivan mengingatkan, ASN di RSU Chasan Boesoerie seharusnya mendapatkan insentif yang sama dengan ASN Pemprov Maluku lain.

Apalagi, petugas kesehatan RSU Chasan Boesoeri merupakan garda terdepan dalam menangani pasien yang diduga terjangkit virus corona baru atau Covid-19 di Maluku Utara.

Ken Ragil Keluar dan Temui Petahana Bupati Purbalingga, Koalisi Pelangi: Bebas Foto dengan Siapapun

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved