Berita Viral

Viral Keluarga Jenazah PDP Corona Mengamuk Ingin Makamkan Sendiri Kerabatnya, Begini Kata Polisi

Keluarga jenazah PDP Corona yang menolak kerabatnya dimakamkan dengan prosedur Covid-19 kembali terjadi.

Editor: Rival Almanaf
istimewa
Aparat brimob Polda Sulsel saat mengawal mobil jenazah pasien PDP Covid-19 di depan sebuah rumah sakit di Makassar, Sabtu (4/4/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Keluarga jenazah PDP Corona yang menolak kerabatnya dimakamkan dengan prosedur Covid-19 kembali terjadi.

Kejadian itu terekam dalam sebuah video yang memperlihatkan beberapa orang yang mengamuk di depan sebuah rumah sakit di Makassar, di Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang.

Belakangan rekaman tersebut menjadi viral di media sosial.

Dalam video tersebut, puluhan warga meminta jenazah keluarganya yang berstatus PDP Covid-19 untuk dimandikan dan dimakamkan sendiri.

Diguyur Hujan Deras Semalam, Wilayah Gumelar Banyumas Tergenang Banjir dan Tanah Longsor

Driver Ojol 58 Tahun Asal Banyumas Kena Tipu, Antar Penumpang Purwokerto-Solo Hanya Dapat Sandal

Jateng Peringkat 5 Pasien Virus Corona Terbanyak, Simak Update Terakhir Jumlah Penderita Covid-19

Kabupaten Pekalongan Akan Diguyur Hujan pada Siang Hari, Berikut Prakiraan Cuaca dari BMKG

Namun, niat tersebut gagal usai aparat gabungan TNI dan Polri berjaga di depan pintu masuk rumah sakit.

Saling dorong pun sempat terjadi.

Bahkan, sebagian keluarga pasien tersebut nekat menerobos lewat pintu masuk ruang UGD rumah sakit.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, memang ada keluarga pasien yang masih berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona yang mengamuk dan nekat mengambil jenazah keluarganya.

Namun, aparat gabungan TNI-Polri menggagalkan hal tersebut dan amukan warga berhasil diredam.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wita, Sabtu (4/4/2020).

Pasien, kata Yudhiawan, sudah dikebumikan di pekuburan umum untuk pasien Covid-19 di Kelurahan Macanda, Kabupaten Gowa.

"Itu tidak ada masalah. Sudah diamankan oleh Polda dan kami back up. Kini, sudah aman dan sudah dibawa dan dimakamkan di Gowa," kata Yudhiawan, melalui telepon, Sabtu sore.

Sementara itu, Pejabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, pasien yang meninggal dunia tersebut merupakan warga Jalan Rajawali, Kecamatan Ujungpandang, Makassar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved