Breaking News:

Berita Regional

Sosialisasi Virus Corona, Kadus Ini Dianiaya Paman yang Tak Terima Keponakannya Diminta Pulang

Sosialisasi Virus Corona, Kades Ini Dianiaya Paman yang Tak Terima Keponakannya Diminta Pulang saat sedang main domino. pelaku diamankan polisi

Victory News via Serambinews.com
Ilustrasi penganiayaan - Seorang kepala kampung atau kadus dianiaya warga, yang tak terima sang kemenakan dibubarkan saat bermain domino di warung. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Nasib naas menimpa Baktiar, seorang kepala dusun (kadus) atau kepala kampung Koto Rawang, Nagari arau Desa Lakitan Timur, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Saat tengah melakukan sosialisasi terkait wabah virus corona, ia dianiaya EM, hingga mengalami luka lebam di wajahnya.

Tak ayal, Baktiar pun harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas setempat.

Kapolsek Lengayang Iptu Beni Hari M mengatakan, kejadian berawal saat Bakhtiar melakukan sosialisasi pencegahan virus corona atau Covid-19 ke sebuah warung di kampung itu.

Saat itu, sambungnya, Baktiar melihat sejumlah remaja sedang berkumpul dan bermain domino serta merokok.

BREAKING NEWS: Wakil Jaksa Agung Arminsyah Meninggal Kecelakaan di Tol Jagorawi

BNNP Jateng Pantau Para Napi Yang Bebas Karena Virus Corona, Terlibat Ditangkap Lagi

Berniat Tolong Ayah yang Terperosok Septictank Ambrol, Satu Keluarga Justru Tewas

Dua PDP Virus Corona di Tegal Meninggal dalam Sehari, Satu Berasal dari Brebes

Kemudian Bakhtiar menegur dan menyarankan remaja-remaja tersebut berhenti dan pulang ke rumah masing-masing.

"Setelah itu Bakhtiar kembali melanjutkan sosialisasinya. Namun tidak beberapa lama, datang EM yang merasa tidak senang kemenakannya dibubarkan saat bermain di warung," kata Beni yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (4/4/2020).

EM kemudian melakukan penganiayaan yang menyebabkan Bakhtiar mengalami luka lebam di wajah.

"Saat ini pelaku sudah kita amankan. Pelaku kita jerat dengan pasal 351 tentang penganiayaan," jelas Beni.

Ditambahkan Beni, ia berharap warga dapat mematuhi apa yang telah dianjurkan pemerintah tentang bahaya wabah Covid-19 ini.

Wakil Jaksa Agung Arminsyah Meninggal setelah Rayakan Hari Ulang Tahun Perkawinan

Program Pengembalian 100 Persen Tiket Kereta Api Diperpanjang hingga H+10 Lebaran 2020

Satu Penumpang Citilink Meninggal Positif Virus Corona, Rute Jakarta - Pangkal Pinang pada 18 Maret

Tidak Pakai Masker di Wilayah Banyumas Saat Pandemi Corona akan Didenda, Ada Tim Patroli yang Awasi

"Saya harap warga patuh. Jangan berkumpul-kumpul dan sebaiknya di rumah. Ini agar kita bisa terhindar dari wabah penyakit Covid-19," kata Beni.

Diberitakan sebelumnya, seorang kepala kampung di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Bakhtiar (51) dianiaya warga usai melakukan sosialisasi bahaya Covid-19.

Bakhtiar yang merupakan kepala kampung Koto Rawang, Nagari arau Desa Lakitan Timur, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terpaksa dilarikan ke puskesmas setempat setelah mendapat pukulan dari EM (55) di kepalanya.

"Betul ada kepala kampung yang dianiaya oleh seorang warga gara-gara sosialisasi Covid-19," kata Kapolsek Lengayang Iptu Beni Hari M yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (4/4/2020). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kronologi Kepala Kampung Dianiaya Warga Saat Sosialisasikan Bahaya Covid-19

Editor: yayan isro roziki
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved