Breaking News:

Teror Virus Corona

Satu Penumpang Citilink Meninggal Positif Virus Corona, Rute Jakarta - Pangkal Pinang pada 18 Maret

Seluruh Penumpang Citilink 18 Maret Rute Jakarta - Pangkal Pinang diminta Periksakan diri. Satu penumpang pesawat tersebut meninggal karena corona

Editor: yayan isro roziki
Unsplash.com/@by_syeon
Ilustrasi penumpang pesawat terbang - Satu penumpang pesawat Citilink rute Jakarta - Pangkal Pinang pada 18 Maret, meninggal setelah terinfeksi virus corona. Karena itu, seluruh penumpang penerbangan tersebut diminta untuk segera memeriksakan diri. 

"... sebelum hasil laboratorium keluar, pasien itu meninggal.

Belakangan diketahui hasil uji laboratorium itu menunjukkan bahwa pasien tersebut positif Covid-19."

TRIBUNBANYUMAS.COM, PANGKAL PINANG - Seluruh penumpang pesawat Citilink, dengan rute penerbangan Jakarta - Pangkal Pinang, pada 18 Maret 2020, diminta untuk segera memeriksakan diri.

Musbabanya, satu penumpang pada penerbangan Citilink tersebut menderita sakit setibanya di tempat tujuan.

Ia kemudian meniggal saat perawatan, dan belakangan diketahui bila penumpang berusia 72 tahun tersebut meninggal setelah positif terinfeksi virus corona.

Komandan Gugus Tugas Covid-19 Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan sebanyak 168 penumpang terdata dalam manifes penerbangan itu.

Innalillahi Wainailahi Rajiun, Mantan Bupati Cilacap Pencetus Cilacap Bercahaya Meninggal Dunia

Isolasi di Rumah Karena Tidak Bergejala, Pasien Positif Corona Ini Justru Pergi Keluar Naik Ojek

Berhubungan Intim di Taman Saat Siang Hari, Dua Sejoli Diteriaki Warga Soal Social Distancing

Kisah Suami Tangkap Basah Istri Selingkuh dengan Kades, saat Mudik karena Wabah Virus Corona

Mikron mengaku kesulitan melaksanakan pelacakan (tracing) penumpang yang melakukan kontak dekat dengan pasien positif tersebut di pesawat.

Sebab, sebagian besar penumpang telah kembali ke Jakarta dan tersebar di sejumlah wilayah.

"Sebagian di Bangka Tengah dan Bangka Selatan, ada yang sudah dicek (menggunakan alat) rapid test. Hasilnya negatif," kata Mikron kepada Kompas.com di posko Gugus Tugas Civid-19, Jumat (3/4/2020).

Mikron mengatakan, kesulitan melacak penumpang yang telah kembali ke Jakarta karena pembatasan penerbangan yang diberlakukan di sejumlah daerah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved