Liga 2 2020
PSCS Cilacap Liburkan Pemain Hingga Juni, Gaji dan Kontrak Ikuti Instruksi PSSI
Dalam surat itu, PSSI menetapkan Maret, April, Mei, dan Juni 2020 adalah status keadaan tertentu darurat bencana terkait penyebaran virus corona.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Manajer PSCS Cilacap, Bambang Tujiatno telah meliburkan pemain sejak 31 Maret 2020.
Keputusan itu diambil setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengeluarkan surat keputusan.
Dalam surat itu, PSSI menetapkan Maret, April, Mei, dan Juni 2020 adalah status keadaan tertentu darurat bencana terkait penyebaran virus corona.
• Kalau Dihadang Warga, Gus Hayat Minta Jenazah Pasien Corona Dimakamkan di Tempatnya
• Anak Ngadu Dirudapaksa Pamannya, Sang Ayah Justru Ikut Melampiaskan Nafsu
• Achmad Husein Minta Maaf: Saya Terlambat Edukasi Warga Banyumas, Kondisi Jenazah Pasien Corona
• KABAR BAIK! Dua Pasien Positif Corona RSUD Banyumas Sudah Sembuh
Maka dari itu, gelaran kompetisi Liga 1 dan Liga 2 ditunda hingga 29 Mei 2020.
"Mungkin Juni habis Lebaran 2020, pemain akan berkumpul lagi," kata Bambang kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (2/4/2020).
Saat ini, ujar Bambang, para pemain sudah pulang ke rumah masing-masing.
Bambang berharap wabah virus corona segera berakhir.
Sehingga, pemain bisa berkumpul lagi sesuai jadwal yang direncanakan manajemen.
Wabah ini tidak hanya jadwal kompetisi yang berubah, tetapi juga mengubah kontrak pemain.
Akibat penetapan status force majeure, PSSI memutuskan klub peserta Liga 1 dan Liga 2 dapat melakukan perubahan kontrak kerja yang telah ditandatangani.
Atau yang telah disepakati antara klub, pemain, pelatih, dan official.
Pihak klub membayar gaji mereka pada Maret, April, Mei 2020 maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera dalam kontrak kerja.
Bambang Tujiatno menegaskan, manajemen PSCS Cilacap akan mematuhi keputusan PSSI dalam pembayaran gaji pemain.
"Kami mengacu pada surat keputusan PSSI. Manajer-manajer klub juga mengacu ke situ," tambah Bambang.
Dengan ketentuan pembayaran gaji yang sudah diputuskan PSSI, kata Bambang, pemain bisa menerima dan memaklumi.