Senin, 27 April 2026

Wabah Virus Corona

Perawat Indoneisa: Pastikan Ketersediaan APD Corona Agar Kami Tidak Mati Konyol

Para perawat di Indonesia berharap ketersediaan APD untuk menghadapi virus corona bisa dijamin oleh pemerintah.

Editor: Rival Almanaf
ISTIMEWA/Kolase
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Senin (23/3/2020), menunjukan Alat Pelindung Diri (APD) yang diproduksi RSUD Moewardi Solo dengan bahan standar pabrikan yakni Polypropylene Spundbound. RSUD Moewardi mampu memproduksi 200-250 APD yang dapat digunakan untuk paramedis merawat pasien corona. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Para perawat di Indonesia berharap ketersediaan APD untuk menghadapi virus corona bisa dijamin oleh pemerintah.

Mereka tidak ingin para perawat meninggal sia-sai saat menangani pasien covid-19 yang ada di setiap rumah sakit.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PP PPNI) Harif Fadhillah.

Ia mengatakan, tidak sedikit perawat di fasilitas kesehatan mengeluh tentang minimnya ketersediaan alat pelindung diri ( APD) dalam menghadapi wabah Covid-19.

ODP Covid-19 Meningkat, Berikut Update Penyebaran Virus Corona di Banyumas, Kamis 26 Maret 2020

Cek Fakta Peta Zona Merah Corona di Purwokerto, Begini Kata Bupati Achmad Husein

Video Driver Ojol Tergeletak di Tepi Jalan Saat Pandemi Corona Hebohkan Warga, Tak Ada yang Mendekat

Seribu Orang Lebih Telah Periksa ke Posko Kesehatan Corona RSMS Purwokerto, Ini Jumlah yang Jadi PDP

Keluhan ini, lanjut Harif, tetap datang dari para perawat meskipun pemerintah telah menyediakan sekaligus mendistribusikan APD ke seluruh provinsi di Indonesia.

"Faktanya di rumah sakit swasta, klinik, puskesmas, mereka juga melayani, mereka juga membutuhkan (APD)," kata Harif setelah menerima bantuan APD dari DPP ( PKS), sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (26/3/2020).

PP PPNI sendiri memastikan, perawat di Indonesia siap bekerja.

Namun, komitmen para perawat tersebut harus diimbangi pula dengan komitmen pemerintah di dalam menyediakan APD.

Ini agar perawat bekerja maksimal.

"Karena faktor keamanan ini number one, nol toleransi."

"Supaya bisa bertempur, supaya tidak mati konyol melayani pasien," ujar dia.

Di sisi lain, PP PPNI berharap bantuan APD tidak hanya datang dari pemerintah.

Namun juga dari masyarakat.

Dalam keterangan pers yang sama, Presiden PKS Sohibul Iman menegaskan bahwa dokter dan perawat merupakan garda terdepan dalam penanganan wabah virus corona.

Oleh sebab itu, kebutuhan kerja mereka harus terpenuhi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved