Breaking News:

Teror Virus Corona

Kemungkinan Tidak Dimandikan Misalnya. Wapres Ma'ruf Amin Minta Fatwa MUI soal Jenazah Virus Corona

Kemungkinan Tidak Dimandikan Misalnya. Wapres Ma'ruf Amin Minta Fatwa MUI soal Jenazah Virus Corona

TribunJateng.com/Hermawan Handaka
Tim medis mengevakuasi pasien menuju Ruang Isolasi Khusus Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi saat simulasi penanganan wabah Virus Corona (nCoV) di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/1/2020). Berbagai simulasi penanganan yang dilakukan oleh RSUP Kariadi bersama Dinas Kesehatan Pemprov Jateng dan sejumlah rumah sakit di Kota Semarang, sebagai antisipasi kesiapsiagaan perangkat medis dalam penanganan wabah Virus Corona tersebut. 

Kemungkinan Tidak Dimandikan Misalnya. Wapres Ma'ruf Amin Minta Fatwa MUI soal Jenazah Virus Corona

TRIBUNBANYUMAS.COM - Jenazah yang meninggal setelah terinfeksi virus corona, membutuhkan penanganan khusus.

Karena itu, Wakil Presiden (Wapres), Ma'ruf Amin, berencana meminta fatwa kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI), berkait dengan penanganan jenazah virus corona (Covid-19). 

Kemungkinan tidak dimandikan, misalnya. Karena ada kemungkinan menjadi medium penyebaran virus.

"Kalau terjadi kesulitan mengurusi jenazah penderita corona ini, karena kurang petugas medisnya, atau karena situasi yang juga tidak memungkinkan, kemungkinan tidak dimandikan misalnya," kata Ma'ruf di kantor Badan Nasional Penangggulangan Bencana (BNPB), Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (23/3/2020).

Virus Corona Bukan Flu, Berbentuk Bola dengan Paku Runcing. Ini Penjelasan Ahli soal SARS-CoV-2

Satu PDP Virus Corona di RSUD Cilacap Meninggal Dunia, Dinkes: Kami Masih Menunggu Hasil Tes

Ombudsman Soroti RSUD Cilacap, Kehabisan Alat VTM, Juga Terima Limpahan Pasien Luar Jateng

Satu PDP Corona Purbalingga Sempat Terkatung-katung, Karena Ruang Isolasi RSUD Penuh

Ketua Umum MUI itu berharap fatwa tersebut dapat dilaksanakan oleh MUI agar tidak ada kesulitan jikal hal-hal tersebut terjadi.

Adapun fatwa oleh MUI sebelumnya yakni berkaitan dengan salat jemaah dan salat jumat di masjid.

"Itu jika terjadi situasi yang cukup mengkhawatirkan seperti di Jakarta. Dan itu sudah dikeluarkan fatwanya oleh MUI," pungkasnya.

Dalam ketentuan hukumnya, fatwa MUI bernomor 14 tahun 2020 itu menyebut orang yang telah terpapar virus corona, wajib mengisolasi diri agar tidak terjadi penularan kepada orang lain.

Mereka juga tidak diwajibkan melaksanakan salat Jumat.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved