Jumat, 1 Mei 2026

Teror Virus Corona

Potret Wajah Italia Saat Ini, Cuma Sebulan Berubah Drastis Akibat Virus Corona

Awalnya lalu lalang kendaraan dan warga berjalan kaki memadati jalanan, kini sangat tampak lengang.

Tayang:
Editor: deni setiawan
SERGIO PONTORIERI/EPA-EFE
Antrean pengunjung yang hendak memasuki sebuah supermarket di Milan, Italia, saat lockdown diterapkan. Gambar diambil pada 21 Maret 2020. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, ROMA - Potret wajah Italia sungguh berbeda pada sebulan terakhir ini.

Awalnya lalu lalang kendaraan dan warga berjalan kaki memadati jalanan, kini sangat tampak lengang.

Ya, hanya dalam waktu sebulan sejak kematian pertama akibat virus corona terjadi di Italia, potret kehidupan di Negeri "Pizza" langsung berubah drastis.

Ketika kasus kematian itu terjadi, situasi di Italia masih normal seperti biasanya.

Kafe-kafe dan bar penuh sesak, tempat-tempat wisata ramai pengunjung, dan kehidupan politik masih sedramatis biasanya.

Namun sekarang situasinya berbeda jauh.

Mengintip Keajaiban Potensi Lokal Banyumas, Ciu Wlahar Dilirik Bupati Banyumas Bikin Hand Sanitizer

Ganjar Gratiskan Warga yang Mau Tes Virus Corona, Ini Daftar Tujuh RS Milik Pemprov Jateng

Update Virus Corona Jateng 22 Maret, Pasien Positif Covid-19 Tambah Satu di RSUD Moewardi Solo

Merasa Direndahkan Anggota DPRD Blora, TKW Asal Cilacap di Hongkong Bikin Surat Terbuka

Jalanan di Italia sepi, dan para politisi sangat sibuk, dalam perjuangan negara menahan pandemi global terburuk selama hampir seabad ini.

Jumlah kematian akibat Covid-19 di Italia sekarang yang tertinggi di dunia, menyalip China tempat wabah ini pertama kali muncul akhir tahun lalu.

Kematian pertama, seorang pensiunan pekerja bangunan di dekat Padua, diiringi peningkatan yang stabil dalam penambahan kasus.

Pemerintah kemudian melakukan isolasi di beberapa kota di wilayah tersebut.

Meninggal karena Virus Corona

"Semuanya terkendali," kata Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte, setelah penutupan pertama dilakukan.

Dia berharap bisa membendung kekhawatiran atas penyebaran virus corona di Italia, tapi terbukti keyakinannya masih prematur.

Sekarang, lebih dari 4.800 orang telah meninggal karena virus corona di negara Mediterania itu.

Lebih dari 53.000 orang terinfeksi pula.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved