Wabah Virus Corona
Solo Tetapkan KLB Corona, Pedagang di Pasar Gede: Harga Tidak Naik Tapi Pembeli Sepi
Pasar Gede Solo beberapa hari terakhir mengalami penurunan kuantitas pembeli. Hal ini berdampak pada penurunan angka penjualan dari berbagai komoditas
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Rival Almanaf
TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Pasar Gede Solo beberapa hari terakhir mengalami penurunan kuantitas pembeli.
Hal ini berdampak pada penurunan angka penjualan dari berbagai komoditas.
Seorang pedagang di Pasar Gede Solo, Samini (52) mengatakan, penurunan penjualan lantaran sepinya pengunjung pasar terjadi sejak beberapa hari terakhir.
"Padahal harga tidak ada yang naik. Semua masih normal," kata Samini.
• Wajahnya Jadi Lukisan di Mobil Truk, Najwa Shihab: OK, Ini Kocak Sih
• Cuma di Negara +62 Pasien Corona yang Akan di Isolasi Jadi Tontonan, Walikota Sterilkan Rumah Sakit
• Demi Hidupi Dua Istri Kades di Garut Korupsi Dana Desa, Kini Nasibnya Berakhir di Bui
• Mahasiswa Tingkat Akhir, Ini yang Akan Diberikan Menteri Nadiem Jika Kamu Jadi Relawan Lawan Corona
Samini menyebut, sejumlah harga kebutuhan pokok selama Solo ditetapkan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) corona masih stagnan.
Misalnya saja harga bawang putih saat ini masih ajek berada di angka Rp 40 ribu per kilogram.
Sedangkan bawang merah saat ini R 35 ribu per kilogram.
Cabai kriting Rp 30 ribu per kilogram dan cabai rawit Rp 45 ribu per kilogram.
"Kebutuhan pokok tidak naik. Masih sama harganya."
"Ini cuma jahe saja yang naik Jahe merah Rp 100 ribu per kilogram sebelumnya Rp 40 ribu, dan jahe biasa Rp 50 ribu per kilogram sebelumnya Rp 30 ribu," katanya.
Hal senada juga dialami oleh pedagang Pasar Gede lainnya, Sarwini (53).
• Pemerintah Indonesia: Tidak Semua Warga Akan Bisal Langsung Ikuti Rapid Test Corona
• Resmi! Polri Tunda Penerimaan Tamtama, Bintara, hingga Taruna Akpol 2020, Simak Info Lengkapnya
• Enam Penumpang Berada di Mobil yang Terjebak Jalan Ambles Sepanjang 30 Meter di Cianjur
• Chord Kunci Gitar Lagu Kulihat Ibu Pertiwi
Per hari misalnya dia mampu menjual cabai rawit per hari sampai 10 kilogram.
Saat ini lima kilogram saja tidak habis dalam sehari.
"Sudah sekitar seminggu ini penjualan sepi," kata Sarwini.
Dengan kondisi seperti ini dia tidak bisa berbuat banyak.
Besar harapan bagi Sarwini kondisi kembali normal. Pembeli kembali memadati pasar, dan komoditas laris terjual. (goz)
Caption: kondisi sepi di dalam Pasar Gede Solo, Sabtu (21/3/2020).