Wabah Virus Corona

BREAKING NEWS: Tidak Ada Salat Jumat di Jakarta Hari Ini

Semakin banyaknya korban jiwa terenggut karena virus corona di Jakarta memicu Gubernur DKI Anies Baswedan untuk meniadakan Salat Jumat mulai hari ini.

Editor: Rival Almanaf
(KOMPAS.com/NURSITA SARI)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Rusunawa Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (3/1/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Semakin banyaknya korban jiwa terenggut karena virus corona di Jakarta memicu Gubernur DKI Anies Baswedan untuk meniadakan Salat Jumat mulai hari ini.

Gubernur DKI Anies Baswedan memutuskan meniadakan kegiatan peribadatan secara bersama-sama yang dilakukan pada tempat ibadah di Jakarta, selama dua pekan ke depan.

Bagi umat islam, salat Jumat di masjid selama dua minggu ke depan diminta tidak diselenggarakan.

Begitu pula kegiatan umat keagamaan lain seperti misa hari Minggu dan kebaktian.

Kegiatan nyepi bagi umat hindu juga dikurangi tanpa keramaian.

"Kita menyepakati, secara serius melakukan pembatasan interaksi di dalam seluruh komponen.

Kita sepakat kegiatan peribadatan yang diselenggarakan secara bersama di rumah ibadah.

Bima Arya Wali Kota Bogor Positif Virus Corona, Percayakan Penanganan ke RSUD Setempat

Update Pasien Positif Corona, 19 Maret Ada 309 Kasus, Achmad Yurianto: Tersebar di 12 Provinsi

BREAKING NEWS, Penundaan Liga Inggris Diperpanjang, Hingga 30 April

Presiden Jokowi Singgung Puncak Bogor, Hasilkan 7 Arahan Penanganan Virus Corona, Ini Rinciannya

Kita sepakat ditunda hingga kondisi memungkinkan," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2020).

"Konsekuensinya, kegiatan salat Jumat yang biasanya berjalan normal. Maka kesepakatan hari ini, salat Jumat di Jakarta ditunda selama dua Jumat ke depan," ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan peribadatan secara bersama-sama akan ditinjau kembali setelah masa dua minggu selesai.

Pencabutan instruksi ini akan bergantung pada kondisi dan situasi virus corona (COVID-19) di ibu kota.

Keputusan meniadakan ibadah jumatan, nyepi hingga misa dan kebaktian diputuskan oleh Anies usai melakukan pembahasan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta pihak Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya.

"Ini dalam rangka mencegah penularan jadi lebib cepat," ucap Anies.

Dewan Pimpinan MUI, Masduki Baidlowi: Fatwa Soal Larangan Salat Jumat Tepis Pemikiran Konspiratif

Salat dari Rumah

Pada kesempatan yang sama, Anies Baswedan mengimbau seluruh warga DKI Jakarta untuk melaksanakan ibadah di rumah selama dua minggu ke depan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved