Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Regional

Pria ini Pelihara 32 Ekor Buaya di Belakang Rumah dengan Kandang Papan, Begini Langkah BKSDA

Apa jadinya jika seorang masyarakat biasa memelihara buaya hingga sebanyak 32 ekor? Hal itu dialami oleh Muhammad Irsanie.

Tayang:
Editor: Rival Almanaf
TribunKaltim.Co/ikbal Nurkarim
32 Ekor Buaya di Penangkaran Warga Bakal Dievakuasi, BKSDA Berau Siapkan Kandang Angkut 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Apa jadinya jika seorang masyarakat biasa memelihara buaya hingga sebanyak 32 ekor? 

Hal itu dialami oleh Muhammad Irsanie warga Gang Buaya Badas, kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau.

Ia memelihara seluruh buayanya di belakang rumah.

Sementara pagar dari kandang buayanya itu hanya sekadar papan dan seng.

Khawatir buaya-buaya itu lepas, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim wilayah kerja Berau akan mengevakuasi sekitar 32 ekor buaya Badas.

Pulang dari Warnet, Remaja 16 Tahun Bunuh lalu Perkosa Jasad Tetangganya yang Berusia 14 Tahun

Iuran BPJS Tidak Jadi Naik, Akankah Sri Mulyani Tarik Rp 13,5 Triliun dari BPJS

Hujan Ringan Hingga Hujan Lebat Melingkupi Slawi Berikut Prakiraan BMKG 10 Maret 2020

Artis Cantik Ririn Ekawati Terlibat Kasus Narkoba, Berikut Tiga Fakta Hasil Pemeriksaan Polisi

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim wilayah kerja Berau Dheny Mardiono mengatakan evakuasi akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Mungkin pertengahan Maret dapat kita evakuasi buaya-buaya itu, jika kandang angkut kita sudah siap," katanya, Senin (9/3/2020).

Dheny mengungkapkan saat ini pihaknya tengah menyiapkan kandang angkut yang digunakan sebagai alat evakuasi juga untuk menangkap buaya.

"Kita sudah membuat kandang angkut, yang akan digunakan untuk evakuasi buaya-buaya itu per hari ini sudah selesai sekitar empat kotak dan kita buat sekitar 35 kandang," pungkasnya.

"Nantinya buaya yang kita evakuasi akan dibawa ke balai konservasi yang ada di Balikpapan untuk dilakukan proses lebih lanjut," jelasnya.

Buaya yang bakal dievakuasi BKSDA ini memiliki ukuran tubuh berbeda. Dengan ukuran terbesar mencapai 3.5 meter. 

Dengan dievakuasi buaya-buaya itu, ia berharap masyarakat akan lebih aman karena buaya ada di penangkaran yang standar.

Sebelumnya diberitakan ibu rumah tangga di Kutai Timur hilang saat mencuci di sungai.

Korban yang bernama Salniah diduga disambar buaya.

Peristiwa hilangnya seorang ibu rumah tangga yang sedang mencuci di dekat jamban di belakang rumahnya, terjadi pada Jumat (29/2/2020) sore.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved