Berita Viral
Viral Pedagang Keliling di Pekalongan, Lia Berseragam SD Jual Papeda, Suami Pernah Tanya Kewarasan
Lia Afidah (29) warga Kelurahan Kranji Gang 1 RT 03 RW 10, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan jualan papeda keliling naik motor bergerobak.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Dia adalah wanita ulet dan kreatif, naik sepeda motor keliling jualan papeda ke sekolah-sekolah.
Uniknya Lia Afidah mengenakan seragam SD agar mudah diingat pembeli yang mayoritas pelajar.
Ya, banyak cara dilakukan oleh pedagang makanan untuk menarik simpati pembeli.
Adalah Lia Afidah (29) warga Kelurahan Kranji Gang 1 RT 03 RW 10, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan jualan papeda keliling naik sepeda motor bergerobak.
Uniknya, Lia berseragam SD putih merah, tiap kali jualan papeda, makanan khas Indonesia Timur, yang kini sudah lazim dijajakan diminati pelajar.
• Pelantikan Perangkat Desa Bertarif, Capai Rp 80 Juta, Polres Purbalingga: Sisa Uang di Laci Kades
• Pasien Asal Kaliajir Positif Corona, RSUD Margono Purwokerto Pastikan Hoaks, Ini Info Sebenarnya
• Selepas Bercerai dengan Ahok, Veronica Tan Lagi Sibuk-sibuknya Berbisnis, Disebutnya Panggilan Hati
Jajanan berbahan telur, sagu, saus, keju atau mayones itu disajikan dalam bentuk kenyal bahkan sudah disunduk pakai bambu, mirip sosis goreng.
Apa yang dilakukan Lia tidak hanya menarik simpati pembeli, yang mayoritas pelajar, tapi juga menuai pujian masyarakat.
Nabila (10) siswi MI Proto 2 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan senang melihat pedagang papeda yang setiap hari berjualan di depan sekolahnya.
"Lucu sekali pedagangnya. Kadang menggunakan baju sekolah SD, kadang juga menggunakan seragam SMA. Pokoknya lucu," kata Nabila, Rabu (4/3/2020).
Selain lucu karena menggunakan seragam sekolah, pedagangnya selalu membuat tertawa pembeli.
"Kalau lagi menunggu makannya jadi, sering diajak cerita yang selalu bikin tertawa," ungkapnya.
Nabila juga menceritakan pedagang juga sering melakukan akrobat, kalau lagi membuat papeda.
Ia juga mengungkapkan kalau istirahat, sering membeli papeda sebanyak dua kali.
"Lucu lagi kalau lagi masak, telur yang lagi dimasak dilempar ke atas."
"Harga satu papeda Rp 1.000 dan saya suka rasa pedas," ucapnya sambil tertawa.