Berita Yogyakarta

Depresi, Warga Bantul Yogyakarta Ceburkan Diri ke Sungai, Tiga Jam Kemudian Ditemukan Meninggal

Seorang warga Triharjo, Pandak, Bantul berisinial Ng (40) menceburkan diri ke Sungai Glagahan, Srandakan, Bantul.

Editor: Rival Almanaf
Dokumentasi Basarnas Yogyakarta
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Ng (40) yang hanyut di Sungai Glagahan pada pukul 15.30 WIB 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANTUL - Seorang warga Triharjo, Pandak, Bantul berisinial Ng (40) menceburkan diri ke Sungai Glagahan, Srandakan, Bantul.

Hal itu diduga dilakukannya karena depresi atas penyakit yang tak kunjung sembuh.

Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, lewat keterangan tertulis kepada Tribunjogja.com, Sabtu (29/2/2020) sore mengatakan bahwa pihaknya telah memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan pencarian di sungai Glagahan, Srandakan, Bantul.

Kronologi kejadian yang didapat Kantor Basarnas Yogyakarta pada Sabtu (29/2/2020) sekitar pukul 10.00, anak korban mencoba mencari, namun anak korban menemukan kerudung dan sandal korban di sekitaran Sungai Glagahan.

Ini Alasan Panji Petualang Lepaskan Ular King Kobranya di Sumedang

Impor Bawang Putih dari China Disetop Karena Virus Corona, Stok di Banjarnegara Masih Aman

BREAKINGNEWS: Pemain Bola Italia Positif Corona, Juventus vs Inter Milan Resmi Ditunda

Winger Garuda Select dan Pemain Persib Lampau Kecepatan Bintang Man City, Hanya Kalah dengan Bale

Diduga korban depresi karena sakit dan kemudian menceburkan diri ke sungai.

"Warga sempat melakukan pencarian, namun sampai pukul 12.00 belum menemukan korban," ujar Pipit.

Satu tim rescue Kantor Basarnas Yogyakarta sampai di lokasi langsung berkoordinasi dengan Polsek Pandak dan Tim SAR gabungan yang sudah berada di lokasi.

Pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan dengan menyisir Sungai Glagahan dengan bodyrafting.

Tim SAR gabungan terdiri atas Basarnas Yogyakarta, Polsek Pandak, Koramil Pandak, Ditpolair Polda DIY, BPBD Bantul, PMI Bantul, S.R.I Wilayah 3 Parangtritis, S.R.I Wilayah 4 Pantai Baru, SAR DIY, SAT MTA, SAR Semesta, Code X, Pitoe Rescue, dan warga sekitar. 

Pada sekitar pukul 15.30 korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Ng (40) yang hanyut di Sungai Glagahan pada pukul 15.30 WIB.

 Korban ditemukan 1,3 km ke arah Selatan dari lokasi kejadian oleh Tim SAR Gabungan.

Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah duka.

Hiu Paus Ditemukan Mati dengan Perut Penuh Pasir, Sebelumnya Mondar-mandir di Kawasan Pesisir

Korban Selamat Tragedi Susur Sungai Bongkar Percakapan Whatsapp Sebelum Tragedi, Berikut Isinya

Banjir di Cilacap Meluas, Jumlah Pengungsi Bertambah

Detik-detik Tahanan Kejaksaan Kabur di Pengadilan, Menghilang di Antara Padatnya Pengunjung Sidang

Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, lewat keterangan tertulis kepada Tribunjogja.com, Sabtu (29/2/2020) sore menjelaskan dalam pencarian ini Tim SAR Gabungan dibagi menjadi dua SRU.

"SRU 1 dengan jumlah personil sepuluh orang melakukan penyisiran dengan body rafting ke arah hilir/Selatan sejauh 2 km.

Sedangkan, SRU 2 dengan jumlah personil 15 orang melakukan pemantauan dan penyisiran di sekitar LKM," ujar Pipit dalam pesan tertulisnya.

Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup. (TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Diduga Ceburkan Diri ke Sungai Glagahan, Warga Bantul Ditemukan Meninggal Dunia, 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved