Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Cilacap

Banjir di Cilacap Meluas, Jumlah Pengungsi Bertambah

Banjir di Kabupaten Cilacap semakin meluas, jumlah pengungsi akibat banjir yang melanda sejumlah desa bertambah.

Tayang:
Editor: Rival Almanaf
(KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN)
Warga terdampak banjir mengungsi di musala Koramil Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Banjir di Kabupaten Cilacap semakin meluas, jumlah pengungsi akibat banjir yang melanda sejumlah desa bertambah.

Banjir stidaknya menggenangi tiga kecamatan mulai dari Kecamatan Kecamatan Sidareja, Gandrungmangu, dan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidareja Agus Sudaryanto mengatakan, hingga saat ini pengungsi bertambah menjadi 37 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 94 jiwa.

Sebelumnya sebanyak empat KK yang terdiri dari 11 jiwa mengungsi di Koramil Sidareja.

Detik-detik Tahanan Kejaksaan Kabur di Pengadilan, Menghilang di Antara Padatnya Pengunjung Sidang

Profil Kapil Mishra Sosok yang Disebut Sebagai Provokator Pembantaian Muslim di India

Kuli Bangunan Asal Grobogan Rekam Adegan Mama Muda Sedang Mandi Sebanyak 15 Kali Diringkus Polisi

El Clasico Real Madrid vs Barcelona akan Dihadiri Skuat Wuhan Zall, Klub dari Pusat Corona China

"Jumlah pengungsi tadi sudah bertambah, semuanya merupakan warga Dusun Cibenon, Desa/ Kecamatan Sidareja," kata Agus saat ditemui di Kantor UPT BPBD Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2020).

Pengungsian Menurut Agus, saat ini para warga yang mengungsi berada di tiga titik pengungsian berbeda.

Sebanyak 15 KK (41 jiwa) mengungsi di musala koramil, kemudian 19 KK (48 jiwa) mengungsi di gudang toko dan tiga KK (5 jiwa) mengungsi di kantor bumdes.

"Yang mengungsi kebanyakan wanita dan anak-anak, kalau bapak-bapaknya biasanya hanya menengok di tempat pengungsian, tapi kalau malam kembali ke rumah.

Mudah-mudahan tidak bertambah (jumlah pengungsinya)," ujar Agus.

Agus mengatakan banjir akan semakin tinggi apabala hujan turun kembali, khususnya di wilayah atas.

"Kita lihat situasi dan kondisi, kondisi cuaca seperti ini (tidak hujan) mudah-mudahan pengungsi tidak bertambah.

Positif Corona TKW Taiwan Malah Bermain Tiktok di Ruang Isolasi

Resah Galian C Ilegal Marak, Warga Surati Presiden Jokowi: Mengkhawatirkan dan Merusak Ekosistem

Ombudsman Soroti Syukuran Pelantikan Perangkat Desa Bojanegara Purbalingga yang Capai Rp80 Juta

Yogi Pusing, Wabah Corona Tak Terbendung Harga Bawang di Putih Melambung

Yang saya khawatirkan bukan hujan di sini, tapi wilayah atas, karena sebagian besar dari wilayah atas," kata Agus.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 2.861 kepala KK terdampak banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Sidareja, Gandrungmangu, Kedungreja, Kabupaten Cilacap sejak Kamis (27/2/2020) malam.

Banjir disebabkan curah hujan tinggi dan wilayah tersebut secara geografis berada di dataran rendah.

Selain itu, sejumlah aliran sungai di wilayah tersebut juga mengalami pendangkalan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ribuan KK di Cilacap Terdampak Banjir, Jumlah Pengungsi Bertambah", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved