Rabu, 8 April 2026

Berita Otomotif

Terbentur Regulasi Euro IV, Isuzu Segera 'Suntik Mati' Panther?

Terbentur Regulasi Euro IV, Isuzu Segera 'Suntik Mati' Panther? Mobil bermesin diesel ini ke depan tak akan diproduksi lagi

Instagram/@indra_fathan
Isuzu Panther berhenti diproduksi 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Anda termasuk penggemar kendaraan roda empat alias mobil Panther?

Bersiap-siap, ke depan Anda tak akan menemui lagi versi terbaru mobil bermesin diesel, yang dirpoduksi PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) itu.

Setelah Isuzu berencana 'menyuntik mati' mobil yang dikenal irit dan bandel itu.

Mobil pabrikan Isuzu ini sudah sekitar 20 tahun menjadi 'legenda' mobil diesel, yang banyak digandrungi masyarakat Indonesia.

Terkendala Hujan dan Gelap Pencarian Korban Siswa SMP Hanyut Saat Susur Sungai di Sleman Lanjut

Viral Video Facebook Ojek Pangkalan Menagih Ongkos Rp 250 Ribu Rute Kalideres Tanjung Duren

Viral Kisah Anak Kerdil Dibully di Sekolah, Menangis Tersedu-sedu hingga Trauma, Ingin Bunuh Diri

Basarnas Cilacap Peringati Hari Jadi ke 48 Dengan Meningkatkan Stamina, Begini Caranya

Setelah kurang lebih 20 tahun, legenda mobil diesel ini harus berhenti diproduksi karena terbentur regulasi standar emisi Euro IV.

Hal ini diketahui lewat foto yang diunggah Grup Motuba di Facebook.

Sepertinya foto tersebut merupakan Panther batch terakhir yang diproduksi oleh pabrik Isuzu di Indonesia.

Dalam unggahan tersebut terlihat Isuzu Panther berwarna hitam, beserta seorang yang membawa tulisan “Isuzu Panther Terakhir Keluar Delivery, Good Bye. Kwalitasmu Tetap Kujamin.”

Kebakaran Pertokoan di Purbalingga : Yulianto Sebut Api Berasal dari Sambaran Petir

Seperti diketahui, standar Euro IV bagi kendaraan roda empat berbahan bakar diesel bakal berlaku pada 7 April 2021.

Aturan ini tertulis dalam peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor P.20 Tahun 2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih Tipe Baru Kategori M, N, dan O.

“Bagi kami Panther ini akan terbentur regulasi mengenai Euro IV. Secara teoritis, mesin Panther tidak akan sesuai dengan standar emisi yang akan berlaku,” ujar Attias Asril, General Manager PT IAMI, kepada Kompas.com awal Februari lalu.

5 Tewas dan 6 Belum Ditemukan Saat Siswa SMP Gelar Kegiatan Susur Sungai di Sleman

“Jadi saat ini kami masih berpikir bahwa implementasi Euro IV sebagai momen yang menentukan,” katanya.

Di samping terbentur masalah emisi gas buang, tren penjualan Panther sebetulnya telah menurun dari waktu ke waktu.

Pada 2018 angka distribusi dari pabrik ke diler masih berada di kisaran 950 unit. Akan tetapi pada 2019 yang lalu hanya mencapai 763 unit.

Rektor Unnes Mangkir, Debat Publik Batal. BEM-KM: Kami Hanya Ingin Punya Pemimpin Berintegritas

Aturan Euro IV

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved