Tukang Ojek Pengkolan
Tukang Ojek Pengkolan, Cerita Mas Pur ‘Tukang Ojek Pengkolan’ Pernah Kelaparan dan Minum Air Keran
Furry Setya, yang memerankan seorang Mas Pur di ‘Tukang Ojek Pengkolan’ bercerita tentang kisah perjuangannya sebelum mencapai kesuksesan.
Penulis: Herlina Noor Setiyawati | Editor: Abduh Imanulhaq
TRIBUNBANYUMAS.COM- Serial sinetron Tukang Ojek Pengkolan TOP memiliki cerita yang menarik.
Tidak hanya dalam cerita sinetron saja, bahkan para pemain Tukang ojek Pengkolan TOP juga ternyata punya cerita pribadi yang mengejutkan.
Furry Setya, yang memerankan seorang Mas Pur di ‘Tukang Ojek Pengkolan’ bercerita tentang kisah perjuangannya sebelum mencapai kesuksesan.
Sebelum terkenal dan menjadi seorang artis yang terkenal seperti sekarang ternyata Furry harus melalui proses penuh lika-liku.
Melansir dari sebuah video di akun youtube acara Okay Boss Trans 7 yang dipandu Raffi Ahmad, Rabu (31/7/2019).
Dulu Mas Pur alias Furry Setya ternyata harus mengalami kisah pahit dalam hidup ketika memutuskan untuk nekat merantau ke Jakarta.
• Tukang Ojek Pengkolan Tayang Malam Ini, Warga Rawa Bebek Heboh, Ojak dan Mas Pur Berniat Selingkuh?
• Tukang Ojek Pengkolan Tayang Malam Ini, Mas Pur Mendadak Jadi Artis, Warga Rebutan Selfie, Kenapa?
• Tukang Ojek Pengkolan TOP Tayang Malam Ini, Ojak Ketemu Maya atau Ratna? Udin Lamaran sama Uun
• Tukang Ojek Pengkolan TOP, Ojak Kenapa Selalu Ingat Ratna ya? Jono Ngeluh sampai Sekarang Jomblo
Furry nekat ke Jakarta bukan tanpa alasan, itu semua dia lakukan demi menggapai impiannya sebagai seorang artis untuk hidup yang lebih baik.
Furry bercerita bahwa saat merantau ke Jakarta ia hanya membawa uang sebesar Rp 300 ribu dan 5 potong baju.
Kejadian kala itu masih bersama dengan istri pertamanya, yaitu Ervi Yanti.
Tetapi pernikahan pertamanya tersebut hanya bertahan delapan bulan saja.
Ketika bersama sang istri kala itu, Furry pergi ke Jakarta dengan menaiki kereta ekonomi dengan harga tiket sebesar Rp 30 ribu, tepatnya pada tahun 2008.
Hingga akhirnya sesampainya di Jakarta, dirinya harus menumpang dirumah salah satu kerabatnya.
Furry bercerita, mulanya dia hanya ingin menumpang selama 3 hari, namun kerabatnya mengizinkannya untuk tinggal disana selama 3 tahun.
Selama kurang lebih 3 tahun itu pula, hari-harinya diisi dengan mengikuti casting apapun dan dimanapun.
Akhirnya ia mendapatkan peran sebagai figuran, adegan apapun ia lakoni.