Teror Virus Corona

Chen 'Jurnalis' yang Videokan Tumpukan Mayat Diduga Korban Corona, Menghilang. Diculik Pemerintah?

advokat cum citizen journalist di China, Chen Qiushi, yang Videokan Tumpukan Mayat Diduga Korban Corona, Menghilang. Diculik pemerintah?

Chen 'Jurnalis' yang Videokan Tumpukan Mayat Diduga Korban Corona, Menghilang. Diculik Pemerintah?
Youtube South China Morning Post
Chen Quishi dalam video laporannya mengenai kondisi Wuhan, saat mabah corona membuat daerah itu seperti kota hantu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CHINA - Seorang advokat sekaligus citizen journalist (jurnalisme warga) di China, Chen Qiushi, merekam bagaimana mencekamnya suasana kota Wuhan dan kota lain di Provinsi Hubei, selama wabah virus corona menyerang Negeri Tirai Bambu.

Berbekal ponsel pintar (smartphone) dan akun media sosial, Chen menceritakan kisahnya dan orang lain dari Wuhan maupun tempat lain di Provinsi Hubei yang terisolasi.

Ia secara gamblang dan blak-blakan mengabarkan apa saja yang terjadi. Dilansir Time.com, Chen termasuk sosok yang menonjol di China.

Bahkan, pria berusia 34 tahun itu juga mengatakan dirinya tak takut pemerintah, serta menentang monopoli yang dikontrol ketat oleh Partai Komunis mengenai informasi.

Gaji UMR tapi Mau Beli Rumah Bersubsidi? Bisa, Asal Penuhi Syarat ini

Bunuh dan Lecehkan Mayat Bocah SD di Sigaluh Banjarnegara, KR Cerita Awal Suka Sesama Jenis

Komandan TNI Nikah Siri dengan Istri Orang, Kecurigaan Sudah Muncul Sejak 3 Tahun Lalu

Suami Jarang Pulang, Takut Dituduh Anak Hasil Selingkuh, Ibu Ini Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya

Chen melakukan siaran dan laporan di lebih dari 100 pos dari Wuhan, selama dua minggu.

Melalui video yang disiarkan, dia menunjukkan pasien virus Corona yang diletakkan begitu saja di koridor rumah sakit.

Dia juga sempat merekam mayat-mayat yang ditumpuk diduga korban virus dengan nama resmi Covid-19 itu.

Tak hanya itu, Chen juga memperlihatkan perjuangan warga setempat yang terinfeksi untuk mendapatkan perawatan.

"Kenapa saya di siini? Karena ini adalah tugas saya menjadi citizen journalist," kata Chen dalam sebuah video di luar stasiun kereta.

"Jurnalis macam apa jika kamu tidak berani bergegas ke garis depan dalam bencana?" imbuhnya.

Indonesia Masih Negatif Virus Corona, Benarkah Cuaca dan Matahari Jadi Benteng? Ini Penjelasannya

Halaman
1234
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved