Mau Wisata yang Beda di Banyumas? Ini Lho Kampung Mino, Anda Bisa Belajar Segala Hal tentang Nopia

Berbentuk bulat, putih bersih seperti telur ayam kampung, menjadikannya cocok sebagai hantaran oleh-oleh

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Kabupaten Banyumas memiliki banyak potensi budaya, keindahan alam dan juga kulinernya.

Bukan hanya dikenal sebagai daerah penghasil getuk goreng ataupun mendoan, Banyumas juga memiliki olahan makanan legendaris yang disebut Nopia dan Mino.

Berbentuk bulat, putih bersih seperti telur ayam kampung, menjadikannya cocok sebagai hantaran oleh-oleh.

Kini usaha pembuatan Nopia Mino sudah semakin berkembang.

Bukan hanya sekedar memproduksi tetapi juga berinovasi menjadikan sentra pembuatan Nopia Mino sebagai tempat wisata.

Kampung Nopia Mino, Destinasi Wisata Home Industri di Banyumas
Kampung Nopia Mino, Destinasi Wisata Home Industri di Banyumas (Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati)

Inilah yang coba diterapkan di Desa Pekunden, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas yang kini dikenal sebagai 'Kampung Nopia Mino: Wisata Home Industri".

Semenjak 2018 lalu, warga di RT 3 RW 4 Desa Pekunden menjadikan tempat mereka sebagai kampung wisata Nopia Mino.

Dari 105 kepala keluarga (KK) Ada 24 KK yang berprofesi sebagai pembuat Nopia dan Mino.

Ide mencetuskan kampung Nopia Mino bermula dari keinginan menaikan taraf hidup dari para pengusaha kecilnya.

Nopia menjadi makanan legendaris dari Banyumas sebab, menurut penuturan warga setempat Nopia sudah ada sejak 1950-an.

Proses pembuatan Mino di Kampung Mino Nopia, oleh perajin di Desa Pekunden, Banyumas, Kamis (13/2/2020).
Proses pembuatan Mino di Kampung Mino Nopia, oleh perajin di Desa Pekunden, Banyumas, Kamis (13/2/2020). (TribunBanyumas.com/Permata Putra Sejati)
Halaman
1234
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved