Breaking News:

Suka Selfie? Hati-hati 30 Aplikasi Kamera Android Ini Diam-diam Curi Data Pribadi Pengguna

Bagi penyuka selfie dan fotografi dari kamera ponsel android, harap berhati-hati. Ada 30-an aplikasi kamera berbahaya, yang diam-diam mencuri data

TribunBanyumas.com/Yayan Isro R
Ilustrasi layanan Google Play Store di smartphone Android. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Bagi penyuka selfie dan fotografi dari kamera smartphone berbasis Android, harap berhati-hati.

Ada 30-an aplikasi kamera berbahaya, yang diam-diam mencuri data pribadi para penggunanya.

Meski aplikasi-aplikasi tersebut diunduh dari Google Play Store --platform resmi penyedia aplikasi untuk pengguna Android--, hal itu tak menutup kemungkinan adanya sesuatu yang merugikan para pengguna.

Paus 15 Meter Terdampar di Hutan Mangrove Rote. Begini Penampakannya

TNI dan Pemkab Cilacap Bersinergi Tanam 2.500 Pohon Kelapa di Pinggir, Cegah Pemanasan Global

Komisioner KPU Hasyim Asyari Diperiksa KPK, Dicecar 14 Pertanyaan. Antara Lain Soal Mekanisme PAW

7 Tahun Dibohongi Suami yang Ngaku TNI, Aris Cerita Awal Ia Curiga, Ungkap Soal Nafkah Lahir Batin

Menurut laporan terbaru dari CyberNews, ada sederet aplikasi populer di Google Play Store yang ternyata dapat mencuri data-data milik pengguna.

Sebagian besar adalah aplikasi kamera yang kerap digunakan untuk mempercantik hasil jepretan. Bahkan tak sedikit aplikasi yang meminta lebih dari 7 izin akses perangkat milik pengguna.

Aplikasi tersebut meminta sejumlah izin untuk mengakses mikrofon guna merekam suara, melacak lokasi pengguna, akses untuk membaca status ponsel, dll.

Masih Ingat Arya Permana? Berhasil Turunkan Bobot 109 Kg, Penampilannya Kini Bikin Pangling

Dihimpun KompasTekno dari 91Mobiles, Jumat (24/1/2020), Cybernews mencatat, setidaknya ada 30 aplikasi yang secara diam-diam mengumpulkan data pengguna, menampilkan iklan berbahaya dan mengarahkan pengguna ke halaman phishing.

Tak hanya itu, beberapa aplikasi dalam daftar tersebut juga dapat mengaktifkan kamera smartphone tanpa sepengetahuan pengguna.

Aplikasi itu juga dapat mengirimkan tautan berisi konten asusila tanpa izin. Dalam laporannya, Cybernews menjelaskan bahwa 30 aplikasi itu telah diunduh oleh 1,4 miliar pengguna Android di seluruh dunia.

Menteri Teten Ingin PLUT Menjadi Tempat Pendampingan UMKM

Bahkan salah satu aplikasi yang sangat populer yaitu Meitu diketahui tetap mempertahankan aplikasinya lantaran memiliki lebih dari 300 juta unduhan.

Halaman
1234
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved