Breaking News:

Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disiksa Oknum Penyidik Polisi, Dipaksa Akui Lempar Batu

Terdakwa kasus melawan aparat, Lutfi Alifiandi, mengaku mendapat penyiksaan saat diperiksa oknum penyidik di Polres Jakarta Barat.

Editor: yayan isro roziki
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Pelajar melakukan Aksi Tolak RKUHP di belakang Gedung DPR/MPR, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Masih ingat dengan sosok Lutfi Alfiandi? Pemuda yang fotonya saat membawa bendera Merah Putih, kala aksi demo pelajar STM di Jakarta, viral di media sosial (medos).

Saat itu, Lutfi menjadi satu di antara pelajar STM yang turun jalan dalam aksi demonstrasi menentang pengesahan RUU KUHP dan RUU KPK, pada sekitar September 2019 lalu.

Lutfi kemudian ditangkap polisi karena diduga melawan aparat, saat kepolisian berupaya membubarkan aksi massa di depan gedung DPR RI dan sekitarnya tersebut.

Bentrok Brimob dan Warga Akibat Oknum Polisi Tidak Mau Bayar Tiket? Begini Kata Kapolda

Gibran Tidak Merasa Disindir Megawati Soal Masuk dari Pintu Belakang

Berpura-pura Jadi Pembeli, Sekelompok Orang Todong Pengunjung Warteg dan Rampas Barang Berharga

Anggota TNI Bantu Perbaikan Jalan di Cimanggu Cilacap

Belakangan, Lutfi mengaku disiksa oknum penyidik saat diperiksa di Polres Jakarta Barat.

Lutfi membeberkan bahwa dirinya terus menerus diminta mengaku telah melempar batu ke arah polisi.

"Saya disuruh duduk, terus disetrum, ada setengah jam lah. Saya disuruh ngaku kalau lempar batu ke petugas, padahal saya tidak melempar," ujar Lutfi di hadapan hakim, Senin (20/1/2020).

Klub Liga Inggris Wolves Resmi Rekrut Wonderkid Ekuador dari Barcelona. Diklaim Titisan Ibrahimovic

Lutfi saat itu merasa tertekan dengan perlakukan penyidik terhadapnya. Sebab, ia disuruh mengaku apa yang tidak diperbuatnya. Desakan itu membuat dia akhirnya menyatakan apa yang tidak dilakukannya.

"Karena saya saat itu tertekan makanya saya bilang akhirnya saya lempar batu. Saat itu kuping saya dijepit, disetrum, disuruh jongkok juga," kata Lutfi.

Namun, dugaan penyiksaan itu terhenti saat polisi mengetahui foto Lutfi viral di media sosial.

ABK yang Janazahnya Dibuang ke Laut Sudah Lama Tidak Hubungi Keluarga

"Waktu itu polisi nanya, apakah benar saya yang fotonya viral. Terus pas saya jawab benar, lalu mereka berhenti menyiksa saya," ujar dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved