Breaking News:

Bantai Satu Keluarga, Tiga dari Empat 'Jagal' Sadis di Banyumas Terancam Hukuman Mati

Tiga dari empat terdakwa pembunuhan satu keluarga di Banyumas terancam hukuman mati. Mereka Minah (53) dan dua anaknya: Irvan (32) serta Putra (27)

TribunBanyumas.com/Permata Putra Sejati
Tampak tersangka Minah menjalani rekonstruksi pembunuhan terhadap adik-adik dan keponakannya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Empat terdakwa 'penjagal' satu keluarga di di Grumbul Karanggandul, Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) setempat, Selasa (14/1/2020).

Keempat pembunuh berdarah dingin tersebut adalah Saminah alias Minah (53) dan ketiga anak-anaknya.

Masing-masing adalah Sania Roulitas (37) alias Sania, Irvan Firmansyah alias Irvan (32), dan Achmad Saputra alias Putra (27).

Polisi Jaga Ketat Sidang Perdana Empat Terdakwa Penjagal Satu Keluarga di Banyumas

BREAKING NEWS: Raja dan Ratu Diamankan, Polisi Geledah Keraton Agung Sejagat Purworejo

Pemkab Purbalingga Gelontor Dana Rp42,124 Miliar untuk Pelaksanaan Pemilihan Bupati 2020

Pemuda Ini Sediakan Layanan Delivery Order untuk Jual Sepeda Hasil Curiannya. Begini Akhir Kisahnya

Tiga dari empat terdakwa kasus pembunuhan tersebut, yakni Saminah dan dua anaknya, Irvan dan Putra, terancam hukuman mati. 

Sebab, ketiganya didakwa sebagai otak perencana, sekaligus eksekutor pembunuhan keji tersebut.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyumas, Antonius, mengatakan terdakwa Irvan dan Putra didakwa Pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP, juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP, lebih subsider Pasal 363 Ayat 1 ke-4 KUHP dan Pasal 181 KUHP.

Nekat! Kisah 3 Oknum Polisi dan 2 Warga Pesta Sabu di Asrama Sabhara Polda

Kisah Pasangan Selingkuh di Kroya Cilacap yang Berbulan-bulan Jadi DPO, Ini Akhir Pelarian Mereka

Sedangkan terdakwa Minah didakwa Pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP, juncto Pasal 56 Ayat 2 KUHP, lebih subsider Pasal dan Pasal 363 Ayat 1 ke-4 KUHP.

Sementara itu terdakwa Sania Roulitas (37) alias Sania, kata Antonius, didakwa Pasal 363 Ayat 1 ke-4 KUHP dan Pasal 480 Ayat 1 dan 2 KUHP, juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Hakim Ketua Ardhianti Prihastuti mengatakan, sidang akan dilanjutkan kembali, Rabu (22/1/2020) pekan depan.

Polisi Geledah Keraton Agung Sejagat Warga Malah Selfie dengan Herman Pak Babin. Ini Foto-fotonya

Nenek Penjual Sate di Dieng Ini Tunggui Pembeli Makan Meski Sudah Dibayar, Alasannya Bikin Tertegun

Sidang selanjutnya digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari JPU.

Halaman
12
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved