Korban Banjir Grobogan Sudah Capai Dua Orang
Banjir yang melanda Kabupaten Grobogan, Jateng sudah menelan dua korban jiwa Mereka ialah Florentina Siti Haryatmi (68) dan Sutrisno (36).
Upaya perbaikan tanggul sungai yang jebol dengan bantuan alat berat sudah diupayakan sejak Kamis.
Petugas serta relawan juga mendistribusikan bantuan makanan dari dapur umum yang didirikan di kantor Kecamatan Gubug sejak kemarin.
Sebelumnya pada Kamis (9/1/2020), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang datang ke lokasi banjir di Gubug memastikan alat berat akan dikerahkan untuk perbaikan tanggul sungai yang jebol.
Pengoperasian ekskavator atau backhoe dari Dinas PSDA dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) difungsikan untuk pengerukan dan pemerataan tanggul jebol sebelum dibangun tanggul darurat.
Ganjar menyebut telah dianggarkan Rp 80 miliar untuk pembangunan tanggul, bendungan, dan sungai.
"Kita terus koordinasi dengan Pemkab Grobogan dan tahun depan Balai Besar Wilayah Sungai akan mengerjakan secara permanen," kata Ganjar.
Untuk diketahui, banjir merendam ribuan rumah warga desa di tujuh kecamatan di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (9/1/2020) dini hari. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2.000 Rumah dan 30.000 Warga Terdampak Banjir di Grobogan, 2 Orang Tewas",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/tim-sar-gabungan-menyisir-keberadaan-sutrisno-36-warga-desa-rowosari.jpg)