Kamis, 16 April 2026

Pemkab Purbalingga Beri Bantuan Kesra Kepada Madin, Ini Alasannya

Pemerintah Kabupaten Purbalingga memberikan bantuan kesejahteraan rakyat (Kesra) kepada Madin, P3N dan Takmir Masjid.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Pemerintah Kabupaten Purbalingga memberikan bantuan kesejahteraan rakyat (Kesra) kepada guru Madrasah Diniyah (Madin), Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) dan anggota takmir Masjid Agung Darussalam Purbalingga, Kamis (19/12) di Pendopo Dipokusumo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten Purbalingga memberikan bantuan kesejahteraan rakyat (Kesra) kepada 1250 guru Madrasah Diniyah (Madin), 385 Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) dan 32 anggota takmir Masjid Agung Darussalam Purbalingga, Kamis (19/12/2019) di Pendopo Dipokusumo.

Disamping itu, Pemkab Purbalingga juga memberikan bantuan sosial kepada 66 penderita Thalasemia.

Mereka mendapatkan bantuan sebesar Rp 200.000 per bulan dengan total bantuan yang diberikan kali ini sebesar Rp 2,267 miliar.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menjelaskan, bantuan kesra dan bantuan sosial tersebut dimaksudkan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan guru Madin, P3N, takmir Masjid Agung Darussalam serta meringankan beban para penderita Thalasemia.

“Ini salah satu bentuk perhatian, penghargaan dan kepedulian Pemkab Purbalingga, karena mereka telah ikut kontribusi dan partisispasi dalam pembangunan di Purbalingga," katanya.

Menurut Bupati, Guru Madin adalah garda terdepan dalam memberi pembinaan agama, akhlak dan karakter kepada generasi muda di Purbalingga. Mereka berjasa mencetak generasi muda Purbalingga agar menjadi insan berakhlak mulia di tengah berbagai persoalan degradasi moral saat ini.

Ia pun berterima kasih kepada P3N yang selama ini membantu pencatatan administrasi nikah, serta takmir Masjid Agung Darussalam yang telah berusaha memakmurkan masjid.

Tiwi juga mengapresiasi keberadaan Paguyuban Orang Tua Penderita Thalasemia (POPTI) di Purbalingga yang telah berkiprah membantu anak Thalasemia. Mereka membantu memberikan bantuan dorongan bagi sesama orang tua penderita Thalasemia lain.

Di tempat yang sama, dilaksanakan pengukuhan 22 orang pengurus Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Purbalingga masa Khidmat 2019 -2024 oleh Bupati Tiwi.

Mereka diharapkan bisa mengemban amanat organisasi dengan baik dan senantiasa bersinergi dengan Pemda maupun Kemenag.

Bupati mencatat, saat ini di Purbalingga terdapat 260 Madin, dengan total santri 16 ribu orang. Pada tahun yang akan datang, Tiwi berkomitmen akan memberikan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) kepada seluruh Madin tersebut.

“Kami juga berkomitmen agar kuota penerima bantuan ini bisa terus ditingkatkan, jika tahun 2018 lalu ada 1011 penerima, tahun ini ditambah menjadi 1250. PR kita ke depan agar total guru madin 1512 di Purbalingga bisa semuanya terima bantuan Kesra ini,” katanya

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved