Kamis, 23 April 2026

Video Viral

Kelewat Keterlaluan, Israel Serang Delegasi Hamas di Doha Qatar, Kenapa Dunia Diam?

Israel mengonfirmasi telah melancarkan serangan yang menargetkan pimpinan tertinggi Hamas, Reuters melaporkan, Selasa (9/9/2025).

Editor: Rustam Aji

TRIBUNBANYUMAS.COM - Israel mengonfirmasi telah melancarkan serangan yang menargetkan pimpinan tertinggi Hamas, Reuters melaporkan, Selasa (9/9/2025).

Pengumuman tersebut, muncul bersamaan dengan laporan media Qatar yang menyebutkan adanya ledakan di ibu kota Doha, disertai kepulan asap tebal membumbung tinggi ke langit.

Seorang pemimpin senior Hamas mengatakan kepada Al Jazeera bahwa delegasi pimpinan Hamas selamat dari serangan di Doha.

Para pejabat Israel juga mengonfirmasi kepada Reuters bahwa operasi tersebut memang ditujukan untuk menyerang para pemimpin Hamas yang berada di Qatar.

Di sisi lain, sekutu dekat Israel, Amerika Serikat mengatakan Trump tidak setuju dengan keputusan Israel untuk mengambil tindakan militer di wilayah sekutu AS tersebut, Selasa (9/9/2025).

Baca juga: Demo Makin Berkecamuk, Presiden Nepal Mundur, Kursi Kekuasaan Kosong Saat Negara Kacau

"Kami tidak selalu bertindak demi kepentingan Amerika Serikat. Kami berkoordinasi, mereka memberi kami dukungan yang luar biasa, kami menghargai itu, tetapi terkadang kami membuat keputusan dan memberi tahu Amerika Serikat," kata Danon kepada sebuah stasiun radio Israel, dilansir kantor berita AFP, Rabu (10/9/2025).

"Itu bukan serangan terhadap Qatar; itu adalah serangan terhadap Hamas. Kami tidak menentang Qatar, atau terhadap negara Arab mana pun, kami saat ini menentang organisasi teroris," katanya.

Danon mengatakan Israel "masih menunggu hasil" operasi tersebut.

"Masih terlalu dini untuk mengomentari hasilnya, tetapi keputusan ini tepat," tambahnya.

Hamas mengatakan sedikitnya enam orang tewas akibat serangan udara Israel di ibu kota Doha, Qatar, pada Selasa (9/9) waktu setempat itu. Salah satu korban tewas merupakan anak dari negosiator utama Hamas. Hamas, seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (10/9/2025), mengatakan bahwa para pemimpin senior mereka yang ada di Doha berhasil selamat dari serangan Israel tersebut.

Pemerintah Qatar mengutuk keras serangan Israel terhadap wilayahnya, yang disebutnya menargetkan rumah sejumlah anggota biro politik Hamas yang tinggal di negara tersebut, yang juga menjadi markas kepemimpinan Hamas.

Dalam pernyataannya, Hamas menyebut tiga pengawal dan seorang ajudan untuk negosiator utama mereka Khalil al-Hayya tewas dalam serangan tersebut. Anak laki-laki Al-Hayya juga tewas dalam serangan Israel itu.

Kementerian Dalam Negeri Qatar, dalam pernyataan terpisah, menyebut satu anggota pasukan keamanan internalnya tewas dalam serangan Israel, dan beberapa personel keamanan lainnya mengalami luka-luka. (her/dtk)

Baca juga: Demo Makin Berkecamuk, Presiden Nepal Mundur, Kursi Kekuasaan Kosong Saat Negara Kacau

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved