PSIS Semarang
PSIS Tanpa Pelatih dan Kiper Utama di Jayapura, Manajemen: Target 3 Poin Tak Berubah!
PSIS Semarang tetap targetkan 3 poin lawan Persipura (18/4/2026) meski pelatih Andri Ramawi mundur dan sejumlah pilar seperti Mariyo Londok absen.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Rustam Aji
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAYAPURA – PSIS Semarang tetap mengusung target kemenangan saat melakoni laga pekan ke-25 Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 kontra Persipura Jayapura, Sabtu (18/4).
Tim berjuluk Mahesa Jenar ini menegaskan kesiapan mental mereka meski baru saja ditinggal secara mendadak oleh sang pelatih kepala, Andri Ramawi.
Andri Ramawi memutuskan mundur dengan alasan personal sesaat setelah PSIS berhadapan dengan Persiku Kudus.
Namun, COO PSIS Semarang, Fariz Julinar, menjamin bahwa internal tim tetap solid dan fokus menjelang laga krusial di Stadion Lukas Enembe tersebut.
"Persiapan tidak terganggu sama sekali, fokus tim tetap terjaga. Saya sudah sampaikan kepada pemain bahwa target kita di Jayapura tetap sama, yaitu tiga poin," tegas Fariz saat dikonfirmasi, Kamis (16/4).
Skuad PSIS dilaporkan telah mendarat di Jayapura untuk melakukan adaptasi cuaca.
Baca juga: Akui Sulit Hadapi Persipura Jayapura, Caretaker PSIS Semarang: Kami Tetap Punya Peluang
Meski optimisme tinggi, Mahesa Jenar harus tampil pincang akibat badai cedera yang menimpa pilar-pilar utama mereka. Beberapa pemain yang dipastikan absen antara lain:
- Mariyo Londok: Kiper utama yang mengalami cedera serius.
- Otavio Dutra: Bek veteran yang harus menepi dari lini pertahanan.
- Rafinha: Gelandang serang andalan yang juga dalam pemulihan cedera.
Kendati demikian, angin segar berembus dengan kembalinya tiga pemain kunci yang sempat absen pada laga sebelumnya, yakni Dani Ibrohim, Esteban Vizcarra, dan Delfin Rumbino.
"Absennya beberapa pemain pasti berpengaruh, tapi secara keseluruhan tidak ada masalah karena kami sudah menyiapkan penggantinya. Saya yakin siapa pun yang bermain akan memberikan kemampuan terbaiknya," ujar Anang, mewakili jajaran pelatih.
Pertandingan melawan Mutiara Hitam lusa akan menjadi ujian berat bagi PSIS untuk membuktikan kedalaman skuad serta ketangguhan mental mereka di tengah transisi kepemimpinan tim. (arl)
| UT Purwokerto Gembleng 59 Tutor di Tegal, Tekankan Penguasaan Digital demi Cetak SDM Unggul |
|
|---|
| Jateng Bakal Dibangun Peternakan Sapi Perah Terbesar, Kapasitasnya Capai 30 Ribu Ekor |
|
|---|
| Suami Lapor Polisi, Dua Kepala Puskesmas Blora Terjerat Kasus Selingkuh |
|
|---|
| Mengenal Dekem, Kearifan Lokal Banjarnegara untuk Taklukkan Arus Sungai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260416-asisten-pelatih-psis-anang-dwita-caretaker-psis.jpg)