PSIS Semarang
Pelatih PSIS Andri Ramawi Anggap Perseteruan Pemain saat Latihan Hal Biasa
dua pemain asing PSIS, Aldair Simanca dan Rafinha sempat bersitegang sampai harus dipisahkan rekan setimnya.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Para pemain PSIS begitu serius melahap materi yang diberikan headcoach Andri Ramawi, beserta direktur teknik tim, Angel Alfredo Vera.
- Tak ayal, ketegangan yang melibatkan sejumlah pemain sempat terjadi ketika sesi game.
- Tapi, Head Coach PSIS, Andri Ramawi menyebut, situasi perseteruan antarpemain hal yang biasa terjadi dalam tim.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG- Head Coach PSIS, Andri Ramawi menyebut, situasi perseteruan antarpemain hal yang biasa terjadi dalam tim.
Justru ia melihatnya sebagai hal positif. Bahwa, anak asuhnya benar-benar serius menyiapkan diri sebaik mungkin.
Selain itu, para pemain juga begitu kompetitif untuk membuktikan diri layak masuk dalam starting line up.
"Ini hal yang normal. Pasti beberapa momen akan ada yang biasa-biasa saja, ada juga yang tensi tinggi. Itu hal yang lumrah dalam satu tim," kata Andri saat ditemui usai latihan.
Ia memastikan, tim pelatih juga selalu memantau perkembangan dan progres pemain dalam latihan. Hal ini juga menentukan starting line up yang akan disiapkan tim pelatih.
"Kalau melihat sisi positifnya, bagaimana mereka semua kompetitif. Dia ingin mencoba menunjukkan ke tim pelatih bahwa mereka mencoba untuk pantas masuk dalam starting line up," tandasnya.
Baca juga: Sesi Latihan PSIS Memanas: Rafinha dan Aldair Simanca Nyaris Baku Hantam Jelang Lawan Persiba
Sebagaimana diketahui, menjelang menghadapi laga krusial melawan Persiba Balikpapan dalam laga pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (1/3/2026) mendatang, PSIS menggelar latihan tim di Lapangan POJ Semarang, Rabu (25/2/2026).
Para pemain begitu serius melahap materi yang diberikan headcoach Andri Ramawi, beserta direktur teknik tim, Angel Alfredo Vera.
Tak ayal, ketegangan yang melibatkan sejumlah pemain sempat terjadi ketika sesi game.
Hal ini menunjukkan begitu kompetitifnya para pemain PSIS untuk menunjukkan kemampuannya di depan jajaran pelatih.
Adapun dalam laga melawan Persiba, PSIS berpotensi lepas dari zona degradasi
Pantauan tribunjateng.com, dua pemain asing PSIS, Aldair Simanca dan Rafinha bahkan sempat bersitegang sampai harus dipisahkan rekan setimnya.
Saat sesi game, kedua pemain ini tergabung dalam tim yang berbeda. Rafinha dan Aldair kemudian beberapa kali terlibat duel sampai akhirnya keduanya sempat berselisih.
Baca juga: Ramadan Baru Sepekan, 12 Orang di Jateng Jadi Korban Ledakan Petasan dan Terancam 15 Tahun Penjara
Alberto Goncalves yang merupakan pemain paling senior dalam tim kemudian meminta keduanya untuk mengakhiri pertikaian.
Bagi Aldair Simanca yang dalam pertandingan kontra Deltras FC mulai terpinggirkan tentu ingin membuktikan kualitasnya sebagai sosok tangguh di jantung pertahanan.
| Kasus Narkoba di Semarang dan Solo Tinggi, Gubernur Ahmad Luthfi Minta BNNP Jateng Beri Prioritas |
|
|---|
| Ramadan Baru Sepekan, 12 Orang di Jateng Jadi Korban Ledakan Petasan dan Terancam 15 Tahun Penjara |
|
|---|
| Selangkah Lagi Banyumas Berpredikat Kabupaten Bersih, Pengelolaan Sampahnya Dapat Penghargaan KLH |
|
|---|
| Sesi Latihan PSIS Memanas: Rafinha dan Aldair Simanca Nyaris Baku Hantam Jelang Lawan Persiba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/psis-latihan-berseteru.jpg)