UT purwokerto
Lawan 'Learning Gap' Mahasiswa Gen Z, UT Purwokerto Perkuat Tutor dan Sistem Digital
UT Purwokerto targetkan mahasiswa lulus dengan IPK minimal 2,5 pada 2027 melalui penguatan tutorial interaktif dan transformasi digital menyeluruh.
Ringkasan Berita:
- UT Purwokerto terus memperkuat sistem pembelajaran jarak jauh melalui transformasi digital dan peningkatan kualitas akademik.
- Hal itu, diperkuat juga dengan Pembekalan Tutor UT Purwokerto 2025/2026 semester genap, dengan tema Penguatan Metodologi dan Kualitas Akademik.
- Direktur UT Purwokerto, Dr. Prasetyarti Utami, S.Si, M.Si menegaskan, saat ini perguruan tinggi dituntut lebih adaptif terhadap perubahan, baik dari sisi teknologi maupun karakteristik mahasiswa, khususnya generasi Z.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO – Universitas Terbuka (UT) Purwokerto menetapkan standar baru kualitas lulusan dengan menargetkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,5 bagi seluruh mahasiswa pada tahun 2027.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan lulusan memiliki daya saing tinggi dan mampu menyelesaikan studi tepat waktu di tengah tantangan era digital.
Direktur UT Purwokerto, Dr. Prasetyarti Utami, S.Si, M.Si, mengungkapkan bahwa target tersebut merupakan bagian dari upaya besar dalam mengatasi learning gap atau kesenjangan pembelajaran yang masih terjadi di kalangan mahasiswa.
Menurutnya, meskipun capaian akademik tutor sudah baik, belum semua mahasiswa mampu menembus ambang batas nilai kelulusan minimal.
"Kita perlu strategi agar penyampaian informasi benar-benar dipahami, terutama oleh mahasiswa generasi Z. Tutorial harus lebih interaktif dan mendorong diskusi, bukan sekadar penyampaian materi," ujar Prasetyarti saat membuka Pembekalan Tutor UT Purwokerto Semester Genap 2025/2026 di Aula UT Purwokerto, Kamis (9/4/2026).
Untuk mencapai target tersebut, UT melakukan penguatan pada sisi tenaga pendidik. Secara nasional, jumlah tutor yang terlibat melonjak drastis dari 25 ribu orang menjadi 36 ribu tutor pada tahun 2026.
Baca juga: UT Purwokerto Bekali Tutor, Tekankan Visi PTN Jarak Jauh Berkualitas Dunia
Penambahan ini dimaksudkan untuk memperkuat layanan akademik hingga ke wilayah terpencil yang sulit dijangkau perguruan tinggi konvensional.
Selain penguatan SDM, UT Purwokerto terus memacu transformasi digital.
Saat ini, 80 persen sistem ujian telah beralih ke format online. Kedepan, UT tengah menggodok pengembangan ujian berbasis perangkat mobile (Android) guna memberikan kemudahan akses maksimal bagi mahasiswa.
"Transformasi ini didorong oleh perubahan kebutuhan pasar pendidikan jarak jauh serta meningkatnya kebutuhan akan upskilling dan sertifikasi kompetensi," tambahnya.
Dalam proses belajar-mengajar, UT kini mengadopsi metode pembelajaran aktif seperti studi kasus, simulasi, dan pendekatan berbasis proyek.
Teknologi modern seperti Learning Management System (LMS), Massive Open Online Courses (MOOCs), hingga unsur gamifikasi juga diintegrasikan agar materi lebih mudah dicerna oleh mahasiswa yang memiliki karakteristik personal berbeda-beda.
Baca juga: UT Purwokerto Rilis Kalender Akademik 2026: Simak Jadwal Tutorial, UAS, hingga Wisuda di Sini!
Prasetyarti menegaskan bahwa keberhasilan akademik ini tidak bisa hanya dibebankan kepada mahasiswa sendirian.
"Kita harus bergerak bersama. Seluruh civitas akademika memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan mahasiswa bisa berhasil," tegasnya. (adv)
| Grebek Asmari 2026 Segera Digelar di Purwokerto, Ada UMKM Fest Hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis |
|
|---|
| Rel Ganda di Jalur Prupuk-Linggapura Bermasalah, Kereta Tujuan dan dari Jakarta Harus Bergantian |
|
|---|
| Kecelakaan di Turunan Silayur Semarang Libatkan 4 Kendaraan dan Gerobak Cilok, Korban Tiga Orang |
|
|---|
| Bukan WFH, Bambang ASN Banyumas Pilih Lari dari Rumah ke Kantor 8 KM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260410-UT-PURWOKERTO-TUTOR.jpg)