Minggu, 10 Mei 2026

Berita Semarang

Bawakan Tari Harmoni Warak, Mahasiswa UPGRIS Tampil Memukau di ajang internasional VIBRANCE VIT 2026

Di tengah kemeriahan dan keberagaman budaya yang ditampilkan, penampilan UPGRIS sebagai pembuka menjadi perhatian khusus.

Tayang:
ISTIMEWA/istimewa/ Humas UPGRIS 
TAMPIL DI INDIA - Mahasiswa UPGRIS saat tampilkan tari harmoni warak di ajang VIBRANCE VIT 2026 di Netaji Auditorium, Chennai, India. 

Ringkasan Berita:
  • Delegasi mahasiswa Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) mendapat kesempatan berharga sebagai penampil pembuka dalam acara "Odyssey: A Culmination of Cultures" yang diselenggarakan oleh Office of International Relations VIT Chennai dalam rangka VIBRANCE VIT 2026
  • Kepercayaan ini menjadi kehormatan tersendiri sekaligus pengakuan atas kualitas artistik dan kontribusi budaya Indonesia di panggung global.

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Delegasi mahasiswa Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) mendapat kesempatan berharga dengan  kepercayaan sebagai penampil pembuka dalam acara "Odyssey: A Culmination of Cultures" yang diselenggarakan oleh Office of International Relations VIT Chennai dalam rangka VIBRANCE VIT 2026.

Acara yang berlangsung di Netaji Auditorium, Chennai, tersebut menghadirkan delegasi seni dan budaya dari lima benua, sepuluh negara, serta lebih dari lima puluh partisipan internasional.

Di tengah kemeriahan dan keberagaman budaya yang ditampilkan, penampilan UPGRIS sebagai pembuka menjadi perhatian khusus.

Kepercayaan ini menjadi kehormatan tersendiri sekaligus pengakuan atas kualitas artistik dan kontribusi budaya Indonesia di panggung global.

Delegasi UPGRIS Mega Novita, Ph.D., Kepala Bagian Kerjasama Internasional UPGRIS, menyampaikan pihaknya berkepentingan untuk memperluas jejaring global serta memperkuat diplomasi budaya universitas di tingkat internasional.

"Kehadiran UPGRIS sebagai pembuka acara ini menjadi wujud nyata komitmen kampus dalam memperluas kemitraan global, meningkatkan reputasi akademik, serta membawa kearifan lokal Indonesia ke panggung dunia," ungkapnya.

Baca juga: Dipenuhi Lampion, Jadwal Ramadan Light Festival Purbalingga Sampai Kapan

Budaya khas Semarang

Dalam kesempatan tersebut, UPGRIS membawakan karya tari orisinal berjudul Harmoni Warak.

Pertunjukan ini terinspirasi dari kekayaan budaya Kota Semarang, khususnya figur Warak yang dikenal luas dalam tradisi Festival Dugderan. 

Dugderan merupakan perayaan tahunan masyarakat Semarang dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Warak adalah simbol budaya khas Semarang yang sarat makna.

Figur mitologis ini memadukan unsur berbagai hewan dan mencerminkan pertemuan tiga budaya besar yang berkembang di Semarang, yakni Jawa, Tionghoa, dan Arab.

Lebih dari sekadar ikon tradisi, Warak merepresentasikan nilai persatuan, toleransi, dan kehidupan harmonis dalam keberagaman.

Melalui Harmoni Warak, UPGRIS menyampaikan pesan universal yang relevan dengan kondisi dunia saat ini.

Keberagaman bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved