Opini Guru
Tes Kemampuan Akademik dan Instrumen Pemetaan Capaian Pendidikan Nasional, Picu Semangat Belajar
Tes Kemampuan Akademik adalah sebagai upaya penyediaan data capaian akademik nasional yang penuh rasa keadilan tanpa membedakan latar belakang siswa
Ringkasan Berita:
- Tes Kemampuan Akademik adalah sebagai upaya penyediaan data capaian akademik nasional yang penuh rasa keadilan tanpa membedakan latar belakang siswa
- Tujuan Tes Kemampuan Akademik sebagai pemetaan capaian siswa yang obyektif guna sebagai acuan dalam memberikan data
- Walaupun TKA tidak wajib tapi partisipasi sangat tinggi dalam mengikuti Tes Kemampuan Akademik, antusiasme bisa mencapai 3,56 juta dari 4,1 juta murid SLTA yang terdaftar
TRIBUNBANYUMAS.COM - Ujian TKA (Tes Kemampuan Akademik) adalah asesmen standar nasional untuk mengukur penguasaan materi pelajaran siswa sesuai kurikulum.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merilis kebijakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari upaya strategis untuk memperkuat fundamental sistem asessmen nasional yang berkeadilan, akuntable dan adaptif terhadap kebutuhan pendidikan masa kini dan menyongsong masa depan guna membangun kualitas pendidikan yang lebih baik.
Tes Kemampuan Akademik adalah sebagai upaya penyediaan data capaian akademik nasional yang penuh rasa keadilan tanpa membedakan latar belakang siswa, walaupun di sana sini perlu adanya penunjang agar anak yang melaksanakan Tes Kemampuan Akademik merasa nyaman tanpa tekanan dari siapapun.
Tujuan Tes Kemampuan Akademik sebagai pemetaan capaian siswa yang obyektif guna sebagai acuan dalam memberikan data agar ada perbaikan kualitas pendidikan,sedang TKA sendiri bukan penentu kelulusan akan tetapi sebagai nilai pertimbangan dalam masuk sekolah jalur prestasi bagi yang SD ke SMP ,SMP ke SMA/SMK serta untuk pertimbangan seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Apa yang di sampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Abdul Mu’ti bahwa pelaksanaan TKA tahun 2025 untuk jenjang SMA,SMK,MA dan Paket C diselenggarakan pertama kali pada tahun 2025 dan bersifat tidak wajib.
Walaupun TKA tidak wajib tapi partisipasi sangat tinggi dalam mengikuti Tes Kemampuan Akademik, antusiasme bisa mencapai 3,56 juta dari 4,1 juta murid SLTA yang terdaftar .
Dengan melihat data diatas yang dirilis Kemdikdasmen adanya respon positif dengan adanya Tes Kemampuan Akademik secara nasional.
Melihat pelaksanaan TKA bukan wajib seperti dulu Ujian Nasional tapi merupakan hal baik guna memicu siswa ada semangat belajar karena TKA sendiri ada manfaat besar sebagai alat ukur kemampuan akademik siswa.
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik sebagai komitmen bersama Pemerintah pusat,daerah serta masyarakat yang peduli dengan pendidikan agar terlaksananya pendidikan berkeadilan yang menghasilkan generasi cerdas dan berkualitas.
Baca juga: Puasa Berapa Hari Lagi? Berikut Hitung Mundur Awal Ramadan 1447 H
Tes Kemampuan Akademik sebagai penguat pendidikan nasional yang bermutu untuk semua.
Penting dicatat bahwa TKA bukanlah sebagai persyaratan kelulusan melainkan sebagai alat mengukur sampai sejauh mana tingkat kemampuan akademik siswa,keputusan kelulusan tetap berada dibawah kewenangan tiap tiap satuan pendidikan.
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA ) 2025 punya tujuan mengukur capaian akademik siswa secara standar dan objektif untuk seleksi masuk ke jenjang berikutnya,guna menjamin kesetaraan akses bagi semua jalur pendidikan (formal,nonformal,informal) mendorong peningkatan kualitas guru dalam penilaian,serta menjadi dasar pemetaan mutu pendidikan nasional dan daerah ,dengan harapan membangun budaya kejujuran serta mendukung siswa meraih potensi terbaik mereka untuk masa depan ke jenjang berikutnya baik itu kuliah dan karir di kemudian hari.
Pelaksanaan TKA 2025 sebagai upaya membangun sistem evaluasi pendidikan nasional yang lebih adil,transparan serta berfokus pada kompetensi siswa secara holistik,dan melengkapi kekurangan dari sistem sebelumnya.
Kendala pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik tahun 2025
Dalam pelaksanaan asesmen pastinya ada kendala di lapangan sesuai kondisi daerah wilayah geografis yang ada di Indonesia yang punya wilayah keberagaman .
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/tka-tes.jpg)