Tusuk Ketiak dan Dada, Pemotor Misterius Serang Bakul Es Degan Rembo
Penjual es degan bernama Rudi (45) di Mayong Jepara ditusuk pemotor misterius, Sabtu (9/5). Korban selamat dengan luka tusuk di ketiak.
Penulis: Saiful Masum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Pedagang es degan di Desa Sengonbugel, Mayong, Jepara ditusuk pemotor misterius.
- Peristiwa nahas itu terjadi di Kedai Rembo 2709 pada Sabtu (9/5/2026) pagi.
- Korban yang bernama Rudi Hartono (45) terkapar bersimbah darah namun berhasil selamat.
- Terdapat luka robek di bagian dada, bahu, serta area ketiak kiri korban.
- Kini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memburu identitas pelaku.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Pedagang es degan pinggir jalan di kawasan Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal pada Sabtu (9/5/2026).
Kejadian penusukan berdarah tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 10.00 WIB, tepatnya ketika korban sedang duduk menunggu pembeli.
Kejadian penusukan di siang bolong ini pun sempat menggegerkan masyarakat Desa Sengonbugel dan kawasan di sekitarnya.
Baca juga: Misteri Penusukan Pengamen di Semarang: Pulang ke Rumah Dalam Kondisi Bersimbah Darah
Korban pada saat itu ditemukan oleh warga sudah dalam kondisi terkapar lemas di kedai es degannya dengan tubuh bersimbah darah.
Beruntung, korban yang saat itu sudah terkapar tak berdaya berhasil segera ditolong warga dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mayong.
Korban diketahui bernama Rudi Hartono (45), seorang warga asal Mayongkidul, Kecamatan Mayong. Namun, korban dikabarkan selama ini tinggal sendirian di kedai es degan yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penganiayaan tersebut.
AKP M. Faizal Wildan menuturkan, kondisi korban selamat dan saat ini sudah sadarkan diri. Hal ini didasarkan pada hasil keterangan informasi yang disampaikan oleh dokter IGD di RS PKU Muhammadiyah Mayong.
"Ada juga luka robek di ketiak kiri lebar 2 sentimeter dengan kedalaman 1 sentimeter. Korban saat ini sudah sadar dan bisa diajak komunikasi," terangnya saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa korban saat ini belum bisa dimintai keterangan secara lebih mendalam lantaran kondisi kesehatannya masih membutuhkan fokus pada penyembuhan luka-luka yang dialami.
"Sampai dengan saat ini, Sat Reskrim, Sat Intelkam Polres Jepara bersama jajaran Polsek Mayong masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar dia.
Seorang saksi mata di lokasi, Muh Jamil (31) mengatakan, saat itu dirinya dikabari oleh seseorang bahwa ada korban Pak Rudi yang berprofesi sebagai pedagang es degan terkapar akibat menjadi korban penusukan orang tak dikenal.
"Kemudian saya laporkan kejadian tersebut ke Polsek Mayong. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit. Jadi enggak ada yang tahu siapa pelakunya," ujar dia.
Kejadian berdarah tersebut saat ini masih dalam penanganan penuh jajaran Satreskrim Polres Jepara. (Sam)
| Pelajar di Jepara Dikeroyok Teman Main PS di Pantai Kartini, Diduga Gara-gara Status di Instagram |
|
|---|
| Misteri Kematian Pemuda di Jepara Belum Terungkap Meski Periksa 18 Saksi |
|
|---|
| Modus Sopir Truk Timbun BBM Subsidi di Jepara, Keliling Hingga 10 SPBU Sebelum Setor ke Pengepul |
|
|---|
| Penimbunan BBM Subsidi di Jepara: Truk Bisa Tampung 1000 Liter, Gunakan Belasan Nopol dan QR Code |
|
|---|
| Jepara Masukkan Praktik Pengelolaan Sampah Jadi Kurikulum Pendidikan Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260509-lokasi-penusukan-bakul-es-degan-jepara.jpg)