Brebes
Bertahan dari Banjir 1,8 Meter, Rumah Reyot Ma Gede Dibedah Pemkab Brebes
Dinperwaskim Brebes merespons cepat aduan viral di medsos dengan membedah rumah Ibu Kasni (79), janda lansia korban banjir bandang di Ketanggungan.
Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Dinperwaskim Brebes merespons cepat video viral kondisi pilu Ibu Kasni (79) atau Ma Gede, janda lansia yang rumahnya hancur diterjang banjir bandang Sungai Babakan.
- Ketinggian air mencapai 1,9 meter merusak tempat tinggalnya di Desa Cikeusal Lor.
- Atas instruksi Bupati Brebes, tim gabungan bersama Baznas turun pada Selasa (31/3/2026) memberikan sembako.
- Pemkab berkomitmen membangun kembali rumah Ma Gede menjadi layak huni, lengkap dengan fasilitas sanitasi.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Nasib pilu yang menimpa seorang janda lanjut usia di wilayah Kecamatan Ketanggungan akhirnya mendapat titik terang.
Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) bergerak cepat merespons kondisi memprihatinkan sang nenek yang sebelumnya sempat viral di media sosial Instagram.
Lansia tangguh tersebut bernama Ibu Kasni (79), atau yang lebih akrab disapa warga sekitar dengan panggilan Ma Gede. Ia diketahui tinggal sebatang kara di Dusun Campur, Desa Cikeusal Lor.
Baca juga: Jembatan Buara Terputus Akibat Banjir, Bupati Brebes Instruksikan Pemasangan Jembatan Darurat
Ketenangan masa tuanya terkoyak saat banjir bandang luapan Sungai Babakan menerjang permukiman. Rumah sederhana yang menjadi satu-satunya tempat ia bernaung mengalami kerusakan parah hingga dindingnya jebol dihantam derasnya arus air.
"Kami dari Dinperwaskim merespons pemberitaan di media sosial terkait kondisi Ibu Kasni atau Ma Gede. Rumah beliau jebol akibat banjir bandang dengan ketinggian air mencapai sekitar 1,8 hingga 1,9 meter, sehingga sangat membutuhkan bantuan untuk perbaikan,” ujar Kepala Dinperwaskim Kabupaten Brebes, La Ode Vindar Aris Nugroho, kepada Tribunjateng.com pada Selasa (31/3/2026).
Merespons tragedi kemanusiaan ini, Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, langsung menginstruksikan jajarannya untuk turun ke lapangan. Tim Dinperwaskim bersama perwakilan Baznas Kabupaten Brebes, Sekretaris Desa, dan Ketua RT setempat langsung melakukan peninjauan sekaligus memberikan bantuan sembako darurat untuk menyambung hidup Ma Gede.
Tidak hanya memberikan bantuan pangan, pemerintah daerah juga telah menyepakati komitmen jangka panjang untuk memulihkan kehidupan lansia tersebut. Dinperwaskim dan Baznas akan bersinergi membedah rumah Ma Gede agar kembali menjadi hunian yang aman dan layak.
Sisi kesehatan lingkungan juga menjadi perhatian utama. Selama ini, Ma Gede terpaksa mengandalkan aliran sungai untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK).
“Ke depan, kami akan membangun rumah yang layak huni sekaligus menyediakan fasilitas sanitasi yang memadai (jamban dan septic tank), sehingga Ibu Kasni bisa hidup lebih sehat dan nyaman,” jelas La Ode Vindar dengan nada penuh empati.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pendampingan pascabencana ini tidak hanya berhenti di kediaman Ma Gede. Pihaknya menyadari kedahsyatan banjir Sungai Babakan juga memporak-porandakan wilayah lain.
“Saat ini petugas lapangan kami bersama Baznas dan perangkat desa masih melakukan asesmen dan verifikasi di sejumlah lokasi terdampak, di antaranya Desa Cikeusal Lor, Desa Cikeusal Kidul, Desa Buara, Desa Karangmalang, dan Desa Ketanggungan. Hasilnya akan segera kami tindaklanjuti," pungkasnya. (Pet)
| Sering Isi Tausiyah, Kepsek di Brebes Bikin Syok Guru Usai Oplos Gas |
|
|---|
| Polres Brebes Tangkap Kepsek Pengoplos Gas Subsidi di Paguyangan |
|
|---|
| KAI Daop 5 Siapkan 10 Bus Bagi Penumpang KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu |
|
|---|
| Bertahan 9 Jam, Nenek Korban Terserempet Kereta di Brebes Wafat |
|
|---|
| Rumah Petani Cilibur Tersambar Petir, Kaca Pecah Listrik Padam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260331-bedah-rumah-lansia-brebes.jpg)