Cilacap
Waspada, Chikungunya Mengintai Cilacap Selatan Saat Hujan
Musim hujan bawa petaka. Warga Perumahan Taman Gading Cilacap diduga terserang Chikungunya. Camat instruksikan PSN massal dan cek kesehatan.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Camat Cilacap Selatan, Agus Wantoso, mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Chikungunya dan DBD seiring tingginya curah hujan.
- Imbauan ini menyusul laporan adanya sejumlah warga di Perumahan Taman Gading yang diduga terpapar Chikungunya.
- Tim kesehatan dari Puskesmas Cilacap Selatan 2 telah diterjunkan untuk mengambil sampel dan menemukan fakta adanya warga yang baru sembuh dari perawatan akibat penyakit tersebut.
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Ancaman penyakit tular vektor seperti Chikungunya dan Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai menghantui warga Kecamatan Cilacap Selatan di tengah musim penghujan.
Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Laporan dugaan kasus Chikungunya mulai bermunculan, salah satunya dari kawasan padat penduduk.
Camat Cilacap Selatan, Agus Wantoso membenarkan adanya laporan dari warga Perumahan Taman Gading terkait indikasi penyebaran penyakit yang menyebabkan nyeri sendi hebat tersebut.
Baca juga: Jual Pil Koplo, Dua Warga Binangun Cilacap Terancam 12 Tahun
"Beberapa waktu lalu kami mendapat laporan dari warga, khususnya di Perumahan Taman Gading, terkait adanya informasi beberapa warga terkena Chikungunya," ujar Agus, Rabu (28/1/2026).
Gerak Cepat Puskesmas
Merespons aduan tersebut, Pemerintah Kecamatan langsung menggandeng Puskesmas Cilacap Selatan 2 untuk melakukan investigasi lapangan.
Tim kesehatan diterjunkan untuk memeriksa kondisi lingkungan dan mengambil sampel di rumah-rumah warga.
Hasilnya, dugaan tersebut cukup beralasan.
"Tim langsung turun ke lokasi, beberapa rumah juga diambil sampel, dan memang ada warga yang baru pulang dari perawatan terkait penyembuhan Chikungunya," jelas Agus.
Wajib PSN
Agus menegaskan, temuan ini harus menjadi alarm bagi seluruh warga.
Ia mengingatkan bahwa kunci utama memutus mata rantai penyebaran bukan hanya pada pengasapan (fogging), melainkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Warga diminta rutin mengecek genangan air yang bisa menjadi tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti.
"Di beberapa lokasi memang perlu edukasi agar warga bisa menjaga kebersihan, memperhatikan genangan air, karena PSN sangat penting," tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi meluasnya wabah, instruksi telah diturunkan kepada lima kelurahan dan dua Puskesmas di wilayah Cilacap Selatan untuk menggencarkan edukasi kesehatan secara masif.
"Warga juga bisa langsung mengakses layanan kesehatan di Puskesmas jika mengalami gejala demam," pungkasnya. (ray)
| Dexlite Tembus Rp23 Ribu, SPBU di Kroya Cilacap Mendadak Lengang |
|
|---|
| Ramai Isu El Nino Godzilla Landa Cilacap, Ini Penjelasan Resmi BMKG |
|
|---|
| Niat Matikan Lampu Rumah, Warga Wanareja Malah Temukan Mayat di Kolam |
|
|---|
| Damkar Cilacap Evakuasi HP Bocah Terjebak di Rel Jalan Sawo |
|
|---|
| Tiket Mudik dan Sembako Mahal, Inflasi Cilacap Naik Tembus 3,51 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260128-Cek-Jentik.jpg)