Curhat Pengelola Baturraden: Kunjungan Turun Gegara Larangan Study Tour
Meski kunjungan tak sepadat dulu akibat larangan study tour Jawa Barat, Lokawisata Baturraden tetap memikat dengan tiket murah meriah
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
Meski begitu, Lokawisata Baturraden tetap punya senjata ampuh: wisata nostalgia yang ramah kantong.
Hanya dengan merogoh kocek Rp25.000, pengunjung usia 3 tahun ke atas sudah bisa masuk plus menikmati lima wahana yang dulunya berbayar.
Ini adalah strategi jitu pengelola untuk memanjakan wisatawan.
"Dengan tiket Rp25.000 sudah bisa menikmati kolam renang, waterboom, kolam air hangat, sepeda air, dan Taman Sendang Mulia. Sekarang semuanya gratis, sudah termasuk tiket masuk," beber Agus berpromosi.
Ada juga wahana edukasi seperti Botani yang tiket tambahannya cuma 'goceng' alias Rp5.000 saja.
"Kalau saya rasa sih murah sebenarnya. Masih terjangkau," tambahnya.
Datang Pagi Biar Puas
Bagi Anda yang berniat mampir, Agus punya satu tips penting: datanglah lebih pagi.
Selain karena areanya sangat luas, cuaca di lereng gunung seringkali tak tertebak saat siang menjelang sore.
"Harapannya wisatawan datang pagi, sebelum jam 11 atau jam 12. Karena kalau dituruti, satu hari itu masih kurang untuk menikmati semua wahana yang ada," sarannya.
Saran ini diamini oleh Kasih Bening (25).
Pengunjung asal lokal ini sengaja membawa keponakannya dari Cilacap untuk menikmati suasana pegunungan.
Meski sudah berkali-kali ke sini, Baturraden baginya tetap asyik buat healing.
"Saya sudah pernah ke sini, cuma kali ini saya ajak keponakan saya dari Cilacap main ke sini. Jadi main ke Purwokerto sekalian juga healing ke Baturraden," tuturnya.
Ia pun memilih datang siang hari meski was-was soal hujan, demi momen kebersamaan bareng keluarga yang menurutnya jauh lebih mahal harganya.
| Respon Wakil Ketua DPRD Banyumas Terkait Perombakan Pimpinan Badan Gizi Nasional |
|
|---|
| Evaluasi Kinerja BGN, Eric Yakin Program Makan Bergizi Tepat Sasaran |
|
|---|
| Eric Erlangga Puji Prabowo Ganti Dadan Hindayana Demi Makan Bergizi |
|
|---|
| Aklamasi di Kafe Koprok, Jurnalis Tribun Pimpin AJI Purwokerto |
|
|---|
| DPRD Banyumas Rapat Bahas Isu Negatif Perumdam Tirta Satria |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20251228-wisata-baturraden.jpg)