Brebes
Sopir Truk di Pantura Brebes Rela Antre Berjam-jam Demi Solar Subsidi
Antrean truk mengular di SPBU Sawojajar Brebes akibat solar langka. Sopir rela menunggu berjam-jam daripada beli non-subsidi karena ongkos tak cukup.
Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Antrean panjang truk terjadi di SPBU Sawojajar Brebes akibat kelangkaan solar subsidi pada Sabtu 6 Desember 2025.
- Ibrohim sopir asal Tangerang menyebut kekosongan stok terjadi sejak wilayah Kanci Jawa Barat.
- Faisal sopir pengangkut ikan mengaku terpaksa antre satu jam karena SPBU di Tegal kosong melompong.
- Para sopir menolak pakai solar non subsidi karena biaya operasional tidak menutup ongkos jalan.
- Kelangkaan dirasakan sejak September dan sopir berharap pemerintah segera beri solusi nyata.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Pemandangan tak biasa terlihat di sepanjang jalur Pantura, Brebes, Jawa Tengah, pada Sabtu (6/12/2025). Deru mesin kendaraan yang biasanya melaju lancar kini berganti menjadi antrean statis yang memanjang.
Di halaman SPBU 44-522-02 Sawojajar, puluhan truk besar tampak berbaris rapi namun sarat akan keresahan. Para sopir ini tidak sedang beristirahat, melainkan terjebak dalam penantian panjang demi mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang kian sulit dicari.
Pantauan Tribun Banyumas di lapangan, antrean kendaraan berat ini mengular hingga memakan bahu jalan. Wajah-wajah lelah para pengemudi tampak jelas saat mereka harus mematikan mesin dan menunggu giliran selang dispenser mengalirkan bahan bakar ke tangki truk mereka.
Baca juga: Kapalnya Kehabisan Solar hingga Terseret ke Laut, Warmad Nelayan Brebes Ditemukan Selamat
Antrean Mengular Panjang
Situasi ini bukan hanya terjadi di satu titik. Ibrohim, seorang sopir truk asal Tangerang yang terjebak dalam antrean, menceritakan betapa sulitnya perjalanan kali ini. Ia mengaku sudah menghabiskan waktu hingga satu jam hanya untuk bergeser beberapa meter mendekati pompa bensin.
Menurutnya, "mimpi buruk" mencari solar ini tidak hanya dirasakan di Brebes. Ia sudah merasakan gelagat kelangkaan sejak melintasi wilayah Jawa Barat.
"Kelangkaan solar dari kanci, banyak SPBU yang kosong," ujarnya dengan nada pasrah.
Ongkos Tak Cukup
Cerita serupa datang dari Faisal, sopir truk asal Tegal yang hendak mengirim muatan ikan segar ke Jakarta. Bagi Faisal, waktu adalah uang, namun keadaan memaksanya untuk berhenti. Ia mengungkapkan bahwa sebelum sampai di Sawojajar, ia sudah berkeliling mencari solar di daerah asalnya, namun nihil.
"Dari tegal mau berangkat kosong semua, ini ngantre sudah satu jam," ungkapnya sembari menyeka keringat.
Faisal dihadapkan pada pilihan sulit. Melanjutkan perjalanan ke arah barat dengan tangki menipis, atau bertahan di antrean panjang ini. Logikanya sebagai pengemudi jalanan memilih opsi kedua. Ia tahu betul medan di depan jauh lebih "gersang" akan solar.
"Kalo ke arah barat solar malah lebih susah mas, mending ngantre disini," katanya.
Sebenarnya, stok solar non-subsidi (Dexlite atau Pertamina Dex) tersedia. Namun, bagi para sopir logistik seperti Faisal, beralih ke bahan bakar mahal bukanlah solusi. Hitungan biaya operasional mereka akan jebol jika memaksakan diri mengisi BBM non-subsidi.
"Wah ongkosnya nggak masuk kalau pakai solar non subsidi, lebih baik ngantre gini," ucapnya tegas.
Harapan Sopir
Kelangkaan ini dirasakan para sopir bukan baru sehari dua hari. Menurut Faisal, kondisi sulit mendapatkan solar bersubsidi sudah terasa sejak pertengahan September lalu.
Kini, harapan mereka sederhana. Mereka hanya ingin pemerintah dan Pertamina segera turun tangan membereskan masalah distribusi ini agar roda logistik—dan dapur mereka—tetap bisa mengepul tanpa hambatan.
"Saya berharap cepat membaik lah, jadi ngga bikin susah sopir," tandasnya.
| Ditemukan di Pasar Seng, Bawang Bombay Mini Bikin Petani Brebes Resah |
|
|---|
| Bayar Rp250 Ribu ke Samidah, ASN Brebes Bebas Absen Jarak Jauh |
|
|---|
| Pakai Baju Koko Pink, Kakek Misterius Tergeletak Lemah di Jalingkar Bumiayu |
|
|---|
| Demi Bayar Utang, Karyawan di Brebes Nekat Jual Sapi Majikan Rp121 Juta |
|
|---|
| Tolak Batal Puasa, Pintu Kelas Ditutup lalu Siswa SD Brebes Dihajar 6 Teman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20251206-antrean-truk-solar.jpg)