Minggu, 3 Mei 2026

Berita Nasional

Tol Getaci Tak Dilirik Investor, Terancam Mangkrak! Pemerintah Diminta Pecah Proyek Jadi Dua Ruas

Proyek Tol Getaci dua kali gagal lelang. Pengamat desak pemerintah pecah paket proyek dan libatkan Danantara agar tol terpanjang RI tidak mangkrak.

Tayang:
Editor: Rustam Aji
(Dok. Kementerian PUPR)
Ilustrasi desain Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) 

Ringkasan Berita:
  • Kegagalan lelang yang terjadi berulang kali pada proyek Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) memicu kritik tajam terhadap strategi pembangunan infrastruktur pemerintah.
  • Pusat Kajian Infrastruktur Strategis (Pukis) mencatat, Tol Getaci sudah dua kali gagal dalam proses lelang. Pada kesempatan pertama, konsorsium pemenang tidak mampu memenuhi kewajiban pembiayaan.
  • Sementara pada lelang kedua, tidak ada satu pun investor yang berminat masuk.

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA – Proyek Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) terancam menjadi proyek mangkrak setelah dua kali berturut-turut gagal dalam proses lelang akibat minimnya minat investor.

Pemerintah didesak untuk segera merombak total strategi pengusahaan, termasuk opsi memecah rute tol terpanjang di Indonesia tersebut menjadi dua bagian agar lebih realistis secara finansial.

Direktur Eksekutif Pusat Kajian Infrastruktur Strategis (Pukis), MM Gibran Sesunan, mengungkapkan bahwa kegagalan berulang ini membuktikan formula yang ditawarkan pemerintah saat ini tidak laku di pasar.

Menurutnya, ketidakmampuan konsorsium memenuhi pembiayaan pada lelang pertama dan nihilnya peminat pada lelang kedua adalah alarm keras bagi kedaulatan infrastruktur nasional.

"Proyek ini tidak laku karena pemerintah gagal menawarkan formula yang menarik bagi investor. Percuma terus-menerus dilelang ulang jika tidak ada perubahan strategi pembangunan dan pengusahaan," tegas Gibran di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Gibran menyoroti adanya ketimpangan yang fatal antara biaya investasi yang masif dengan proyeksi pendapatan dari volume lalu lintas.

Baca juga: Menteri PU Pastikan Tol Getaci Dibangun 2026, Membentang dari Bandung Jabar hingga Cilacap Jateng

Data menunjukkan kepadatan kendaraan diprediksi hanya akan tinggi pada ruas Gedebage hingga Tasikmalaya, sementara segmen Tasikmalaya menuju Cilacap diperkirakan sepi peminat.

Kondisi ini diperberat dengan pergeseran prioritas anggaran di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, di mana sektor jalan tol tidak lagi menjadi prioritas utama dalam APBN.

Untuk menyelamatkan proyek strategis ini, Pukis memberikan tiga rekomendasi taktis kepada pemerintah:

1. Revisi Lingkup Proyek (Pecah Ruas)

Pemerintah diminta membelah Tol Getaci menjadi dua paket lelang berbeda: ruas Gedebage-Tasikmalaya dan ruas Tasikmalaya-Cilacap. 

"Strategi ini akan memperkecil beban modal investor. Ruas hingga Tasikmalaya jauh lebih mudah dijual karena potensi lalu lintasnya sudah terbentuk," ujar Gibran.

2. Intervensi INA atau Danantara

Presiden disarankan memerintahkan badan pengelola investasi negara, seperti INA atau Danantara, untuk memimpin konsorsium.

Gibran menilai jika pemerintah mengklaim proyek ini menguntungkan secara komersial, maka lembaga investasi pelat merah seharusnya turun tangan saat pihak swasta absen.

Baca juga: Mimpi Tol Getaci Terpanjang di Indonesia Makin Jauh, Cilacap Harus Lebih Bersabar

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved