Senin, 20 April 2026

Berita Blora

Dana Rehab Sekolah Rp4 Miliar Dialihkan ke Perbaikan Jalan, DPRD Blora Minta Pemkab Cari Sumber Lain

Komisi D DPRD Blora mendesak pemerintah mencari sumber pendanaan lain di luar APBD setelah dana rehab sekolah dicoret.

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: rika irawati
UNSPLASH/KYO AZUMA
ILUSTRASI SEKOLAH - Komisi D DPRD Blora meminta Pemkab Blora mencari sumber pendanaan lain setelah anggaran rehab sekolah di tahun 2026 dicoret dan dialihkan untuk perbaikan jalan. 

Ringkasan Berita:
  • Komisi D DPRD Blora meminta Pemkab Blora mencari sumber pendanaan di luar APBD untuk rehab sekolah 2026.
  • Diketahui, anggaran rehab sekolah Rp4 miliar yang sempat dialokasikan, dicoret dan dipindah untuk perbaikan jalan.
  • Saat ini, untuk perbaikan sekolah rusak di Blora, mereka hanya bergantung pada pemerintah pusat.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA – Komisi D DPRD Blora mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mencari sumber anggaran lain untuk rehab sekolah tahun 2026.

Diketahui, Pemkab Blora mencoret dana rehab sekolah 2026 yang sempat dianggarkan Rp4 miliar.

Dana rehab sekolah tersebut turun dari 2025 yang mencapai Rp20 miliar.

Namun, saat evaluasi anggaran, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) memutuskan mencoret anggaran rehab sekolah karena efisiensi.

Anggaran rehab sekolah itu dialihkan untuk perbaikan jalan.

Terkait penggeseran anggaran ini, Wakil Ketua Komisi D DPRD Blora Achlif Nugroho Widi Utomo mengaku memahaminya.

Baca juga: Kisah di Balik 1.100 Siswa SKB Blora: Dari Korban Bullying Guru hingga Pecandu Game Berupaya Bangkit

Menurutnya, pengurangan hingga penghapusan anggaran sarana dan prasarana pendidikan terjadi karena kondisi keuangan daerah yang saat ini masih terbatas.

"Untuk sarana-prasarana fisik dan anggaran lain di bidang pendidikan memang banyak sekali berkurang."

"Saat ini, prioritasnya tetap pada sekolah-sekolah yang sangat membutuhkan, terutama sekolah negeri," terangnya, Senin (20/4/2026).

Achlif menyebut, sebelumnya, banyak program perbaikan sarana pendidikan di Blora yang bersumber dari pokok pikiran (pokir) anggota dewan. 

Namun, dalam situasi fiskal sekarang, usulan tersebut belum dapat difasilitasi DPRD lewat APBD.

"Karena kondisi keuangan belum memungkinkan, pokir-pokir anggota dewan untuk infrastruktur dan sarana-prasarana pendidikan belum bisa terakomodasi," jelasnya.

Andalkan Bantuan Pusat

Kendati demikian, Achlif menyebut, masih ada peluang perbaikan sekolah melalui dukungan pemerintah pusat. 

Baca juga: Modus Kelola Sumur Tua, Polda Jateng Ringkus Tiga Pemodal Pengeboran Minyak Ilegal di Blora-Rembang

Dinas Pendidikan, kata dia, bisa mengupayakan program revitalisasi dari kementerian serta kemungkinan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang pendidikan.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved